Home » , , , , , , , , , , , » Curahan Hati Perokok Pasif, Tak Pernah Merokok Tapi Lehernya Harus Bolong

Curahan Hati Perokok Pasif, Tak Pernah Merokok Tapi Lehernya Harus Bolong

Written By admin on Rabu, 09 Agustus 2017 | Agustus 09, 2017


harian365.com - Zainudin (44) membagi kisahnya tentang kondisi lehernya yang bolong sebab menjadi perokok pasif. Seperi yang kami tahu, bahwa perokok pasif bisa berbahaya semacam perokok aktif.

Berlatar belakang dari keluarga yang aktif merokok, sejak kecil Zainudin telah terpapar asap rokok yang tak disadarinya mengangkat akibat kurang baik bagi kesehatan.

"Bapak saya perokok berat, orangtua, saudara, hingga akang saya juga perokok, tapi saya enggak," ujarnya saat ditemui pada talkshow Ruang Publik serta Diskusi 'Berani Menyuarakan Hak Perokok Pasif' di Rivoli Hotel, Jalan Kramat Raya No. 41, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Ia didiagnosis penyakit kanker pita suara saat usianya menginjak 23 tahun. "Baru ketahuan seusai didiagnosis serta diteliti lumayan lama oleh tim dokter. Alhamdulillah tetap terselamatkan, dokter langsung cabut pita suara. Kalau tak diangkat bisa menyebar sehingga berbahaya," jelasnya.


Seusai meperbuat operasi pelantikan pita suara, Zainudin yang masuk dalam Aliansi Masyarakat Korban Rokok Indonesia (AMKRI) wajib menjalani kenasibannya dengan kondisi leher berlubang.

"Saya bicara bukan pakai pita suara, saya bicara melalu lubang ini, napas saya lewat sini. Saya bicara tak semacam Kamu sekalian yang normal," curhatnya.


Ditemui di agenda yang sama, dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, dr Feni Fitriani Taufik, SpP(K), MPdKed berbicara bahwa risiko penyakit yang bisa diidap perokok pasif sama dengan perokok aktif.

"Bahayanya sehingga perokokok pasif ya dirinya yang sehingga korban," ujarnya.

Menurutnya ppostingan sisa-sisa asap rokok yang mengandung lebih dari 40 ribu zat kimia berbaya bisa menempel di pakaian, rambut, bahkan dinding serta karpet yang disebut third hand smoke yang sama berisiko menyebabkan beberapa penyakit.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger