Home » , , , , , , , » Catat! Bahu Jalan Tak Boleh Jadi Tempat Parkir Meski Tak Ada Rambu

Catat! Bahu Jalan Tak Boleh Jadi Tempat Parkir Meski Tak Ada Rambu

Written By admin on Minggu, 13 Agustus 2017 | Agustus 13, 2017


harian365.com - Pria yang mencaci maki petugas Dishub memperpersoalankan mobilnya diderek saat diparkir di bahu jalan. Terhadap Dishub DKI Andri Yansyah menegaskan bahu jalan tidak diperkenankan untuk dijadikan tempat parkir.

"Sebetulnya yang namanya bahu jalan alias badan jalan tanpa dikasih rambu tidak boleh parkir. Kalau wajib dikasih rambu, Sudirman-Thamrin dapat sehingga pohon rambu. Alias (sebab tidak ada rambu), Sudirman-Thamrin boleh untuk parkir," ucap Andri dalam perbicangan dengan harianhot, Minggu (13/8/2017).

Ketentuan tersebut menurut Andri ada pada aturan resmi. Tetapi selagi ini disebutnya tidak sedikit masyarakat yang salah kaprah tentang kehadiran rambu parkir.

"Sebetulnya kami salah kaprah. Rambu P coret itu sewajibnya ada di tempat parkir. Di salah satu kawasan yang terbukti diperbolehkan sebagai tempat parkir, tapi ada ruas-ruas tertentu yang tidak boleh untuk parkir," jelasnya.


"(Rambu) P biru adanya di tempat yang dilarang parkir, tapi kebalik kami ini. Untuk badan jalan, bahu jalan tidak boleh parkir. Sehingga nggak butuh lagi dikasih (rambu) P coret, kecuali ada ruas yang boleh diparkir sesuai ketentuan Pergub lalu dipasangi rambu," imbuh Andri.

Tidak sedikit orang yang berpendapat jika ruas kawasan tidak dipasang rambu dilarang parkir, maka mereka diperkenankan untuk memarkir kendaraannya. Padahal maknanya disebut Andri tidak semacam itu.

"Manfaat jalan terbukti untuk apa? Ya untuk jalan, tidak untuk parkir," tegasnya.

Video pria yang memaki petugas Dishub dengan kata-kata kasar terjadi di kawasan Pisangan Barat, Matraman, Jakarta Timur. Momen itu terjadi pada pertengahan Juni lalu.

Awalnya Dishub hendak mengabarkan pria tersebut ke polisi. Tetapi sebab yang bersangkutan telah menyebutkan penyesalannya serta membikin surat pernyataan tidak bakal mengulangi lakukanannya lagi, Dishub pun batal mempolisikannya.

"Kita rencana lapor ke polisi tapi telah minta maaf, telah mencabut kata-katanya. Telah membikin surat pernyataan serta rugii lakukanannya, lalu membayar denda Rp 500 ribu, ya telah (kendaraannya) dikeluarkan," terang Andri.

Dalam video yang diposting oleh Instagram @sudinhub_jakbar, Sabtu (12/8/2017), menunjukan pria tersebut memaki petugas Dishub. Video itu diposting menjadi 3 tahap. Adu mulutnya juga seru.

"Ikut gimana lo? buka..buka.. yang lain diem, gue enggak dapat diem b***. Cari duit Lebaran lo di sini b***, a*****, apa lu? lu apalin muka gw di sini. Enggak ada rambu di sini, lu catet pemerintahan a*****, dari ujung ke ujung, lu catet," kata pria yang ada dalam video.


"Yang namanya bahu jalan enggak boleh (parkir), Pak!" kata petugas Dishub.


"Terbukti bahu jalan punya lu? Rekam muka gw a*****," kata si pria.

"Iya, Pak, ini saya rekam," sahut si petugas santai.

"30 tahun gue di sini!" sentak si pria.

"Ikut saya aja, Pak," ajak si petugas.

"Ikut gimana? Buka! Buka! Ya telah ya telah lu pukul gua. Buka! Buka! Baru lu ngomong sama gue, ini rumah gua a*****, b***, 30 tahun gw di sini, mau ngapain lu?" tantang dia. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger