Home » , , , , , , , , , » Bukan Sekadar Menutup Mata, Tidur Juga Bantu Menjaga Fungsi Otak

Bukan Sekadar Menutup Mata, Tidur Juga Bantu Menjaga Fungsi Otak

Written By admin on Rabu, 16 Agustus 2017 | Agustus 16, 2017


harian365.com - Mengingat faktor baru biasanya wajib diperbuat dengan serius. Tetapi, nyatanya saat tertidur pun Kamu juga bisa mengingat faktor baru. Kok bisa?

Studi yang diterbitkan di jurnal Nature Communications menemukan bahwa otak sanggup membentuk kenangan baru saat tertidur. Peneliti memainkan pola suara yang rumit saat partisipan tertidur serta menemukan bahwa mereka bisa mengenali beberapa suara tersebut saat mereka bangun.

Dalam studinya, peneliti melibatkan 20 partisipan yang kepalanya dihubungkan dengan mesin untuk mengukur aktivitas listips pada otaknya. Jadi peneliti bisa memonitori setiap kegiatan yang terjadi pada partisipan saat tidur sepanjang malam.


Sebelum partisipan tertidur, peneliti memainkan white noise yang diselingi oleh suara ding serta suara lainnya. Kemudian, mereka diminta untuk menyatakan kapan mereka mendengar pola yang tak sama pada suara tersebut.

Seusai mereka tidur, peneliti pun melanjutkan memainkan pola suara yang sama dengan frekuensi yang lebih tak jarang selagi fase tidur mereka.

Pada pagi harinya, peneliti memainkan white noise serta pola suara terhadap para partisipan untuk terbaru kalinya. Saat itulah peneliti meperbuat observasi terhadap faktor yang luar biasa, di mana partisipan bisa mengenali pola suara lebih baik yang dimainkan saat mereka tertidur. Lebih dari itu, partisipan juga tak ingat bahwa pola tersebut dimainkan saat mereka tertidur.


Hasilnya tak hanya menyatakan bahwa Kamu bisa mendalami sesuatu saat tertidur, tapi pada bagian tertentu bisa terjadi sebaliknya. "Ingatan bisa terbentuk alias hilang saat tidur, itu tergantung pada fase tidurnya," ujar peneliti dikutip dari Huffingtonpost.

Peneliti berteori bahwa proses ini bisa terjadi sebab tutorial otak memilah ingatan, info serta faktor yang diprioritaskan. Tetapi, tetap dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengeksplorasi efek penuh dari faktor tersebut untuk mengenal apakah ingatan bisa meluas ke faktor lain semacam kosakata alias bahasa baru.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger