Home » , , , , , , , , , , » Bukan Cuma Jantung Berdebar, Detak Jantung yang Melambat Juga Tidak Normal

Bukan Cuma Jantung Berdebar, Detak Jantung yang Melambat Juga Tidak Normal

Written By admin on Sabtu, 12 Agustus 2017 | Agustus 12, 2017


harian365.com - Aritmia adalah salah satu gangguan pada jantung dikarenakan keanehan penjalaran impuls listips ke otot jantung. Gejala yang tak jarang timbul adalah debaran pada jantung. Tapi jangan salah, detak jantung yang melambat juga dapat sehingga salah satu gejala penyakit serius ini.

Semacam yang dijelaskan oleh dr Dicky Armein Hanafy, SpJP(K), Jumat (11/8/2017), di RS Jantung serta Pembuluh Darah Andalan Kita, Jakarta, pasien aritmia di kelompok umur tua (di atas 60 tahun) biasanya bakal mengalami gejala yakni pelambatan detak jantung.

Tidak sama dengan kelompok usia remaja sampai dewasa muda, biasanya yang timbul adalah debaran pada dada yang terasa tak enjoy.


Untuk pengobatan, menurut dr Hanafy sebenarnya juga wajib diperbuat dengan cara individu. Sebab, setiap orang mempunyai kondisi yang tak sama-beda serta tak disamaratakan antara satu pasien dengan pasien lainnya.

"Terbukti kalau terlalu lambat, perlu alat pacu yang ditanam di bawah kulit kalau ga dapat pengobatan lewat obat-obatan. Apabila tak sukses, pakai teknik ablasi. Tergantung," jelas dr Hanafy.


Ablasi itu sendiri adalah sebuahperbuatan operasi untuk menanggulangi gangguan irama jantung alias aritmia dengan memakai kateter yang dimasukkan ke dalam ruang dalam jantung. Kateter itu kemudian dihubungkan dengan mesin khusus yang memberbagi energi listips.

Selain debaran serta penurunan irama jantung, gejala yang dapat timbul dari aritmia itu sendiri dapat dengan adanya rasa pusing, pingsan, stroke sampai kematian mendadak.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger