Home » , , , , , , , , , , » Bangun Infrastruktur Papua, Jokowi Ingin Turunkan Harga-harga

Bangun Infrastruktur Papua, Jokowi Ingin Turunkan Harga-harga

Written By admin on Selasa, 01 Agustus 2017 | Agustus 01, 2017


harian365.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) gencar meperbuat sejumlah pembangunan di wilayah Papua, mulai dari jalan, pelabuhan, bandara, sampai jalur kereta api. Faktor ini diperbuat demi tembusnya keterisolasian di daerah-daerah pedalaman Papua terutama, jadi disparitas harga yang ada lantaran anggaran logistik yang lumayan tinggi perlahan terus terpangkas.

Saat ini, pemerintah melewati Kementerian PUPR tengah menggenjot pembangunan jalan di kawasan perbatasan Papua serta Trans Papua yang mempunyai panjang 4.330 kilometer. Pembangunan yang sekarang telah mencapai 89% itu ditargetkan seluruhnya tersambung pada 2018.

Pembangunan jalan di Provinsi Papua serta Papua Barat tak semata menghubungkan antar kota/kabupaten untuk membuka keterisolasian, tetapi wajib bisa menurunkan angka kemahalan.

"Pembangunan di Pulau Papua tak hanya untuk membuka keterisoliran, tetapi wajib bisa menurunkan tingkat kemahalan di sana," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono berbagai waktu lalu.

Terlaksananya pembangunan jalan Trans Papua serta perbatasan diinginkan bakal menghubungkan daerah yang selagi ini terisolasi terhubung dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi yang ada. Anggaran logistik yang dipangkas pun pada akhirnya sanggup mengikis harga dengan cara perlahan.

Umpama, harga bahan pokok serta semen yang tetap mahal di Wamena. Untuk itu butuh dibuat jalan dari Mamugu (yang mempunyai pelabuhan kecil) - Kenyam - Habema sampai Wamena, tergolong berbagai jembatan yang butuh dibangun.

Nantinya Wamena juga bakal terhubung dengan tol laut serta Jalan Trans Papua Wamena - Ilaga - Enarotali - Nabire sampai Wasior yang juga mempunyai pelabuhan bongkar muat barang. Dengan adanya jalan yang terhubung ke Wamena serta lokasi-lokasi lain di pedalaman, angkutan logistik tak lagi wajib melewati udara yang bakal mengurangi anggaran dengan cara keseluruhan.

Adapun sekarang masyarakat telah mulai merasakan kegunaaan kehadiran Jalan Trans Papua serta Perbatasan. Meskipun kendaraan yang lewat relatif sedikit, tetapi penduduk yang sebelumnya berlangsung kaki dengan medan yang susah serta memakan waktu lama,saat ini telah bisa melintasi jalur yang sama dengan lebih mudah serta cepat.


Pada ruas jalan yang telah ada ini, jalan juga dipakai untuk pemasangan jaringan fibre optic oleh Kementerian komunikasi serta Informatika sebagai upaya menyambungkan jalan masuk komunikasi di Papua.

Diinginkan pada tahun 2018 mendatang, Jalan Trans Papua telah tersambung semua ruasnya. Sedangkan untuk jalan perbatasan, 884 km dari 1.068 km jalan perbatasan yang telah terhubung, ditargetkan pada tahun depan keseluruhannya bisa terhubung.




Sumber : haqianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger