Home » , , , , , » Usulan Kembali ke UU Pemilu Lama, Demokrat: Nanti Jadi Rumit

Usulan Kembali ke UU Pemilu Lama, Demokrat: Nanti Jadi Rumit

Written By admin on Selasa, 11 Juli 2017 | Juli 11, 2017


harian365.com - Rencana pemerintah untuk kembali memakai UU Pemilu lama bila RUU Pemilu tidak kunjung menghasilkan jalan tengah mendapat mengenaian dari Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto. Menurut Agus, bila kembali ke UU Pemilu lama, faktor tersebut bakal lebih rumit.

Menurut Agus, terbukti ada alternatif bagi pemerintah serta DPR untuk kembali memakai UU Pemilu lama bila pembahasan RUU Pemilu semakin buntu. Tetapi, dalam UU Pemilu lama belum diatur soal adanya pemilu serentak.

"Kita ketahui UU (pemilu) yang lama itu antara pilpres serta pileg kan tidak sama. Apa iya ini antara pilpres serta pileg bakal disatukan serta ini memakai satu UU, kan tidak lebih cocok. Itu pertama," ucap Agus di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017).

"Kedua, dapat saja pemerintah mengeluarkan Perppu," lanjutnya.

Terkait Perppu, Agus membahas bila Perppu nantinya juga wajib disampaikan serta wajib lewat persetujuan DPR juga. Dirinya mekualitas faktor tersebut bakal membikin persoalan pemilu kembali lebih rumit. Sebabnya, dirinya ingin RUU Pemilu yang sedang dibahas tidak hingga buntu pembahasannya.

"Perppu ini toh akhirnya kelak wajib disampaikan ke DPR serta diminta persetujuan DPR. Jadi persoalnya jjuga pastinya kelak jadi kompleks lagi. Jadi terbaik merupakan RUU ini jangan hingga deadlock," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah memperkenalkan tiga alternatif jika tidak juga ada kesepakatan dalam RUU Pemilu, salah satunya kembali ke UU Pemilu yang lama.


"Atau kalau tidak ada kesepakatan serta inginnya musyawarah mufakat, pemerintah punya tiga pilihan. Alternatif pertama, menerima bersama-sama anak buah Pansus DPR musyawarah mufakat," ucap Mendagri Tjahjo Kumolo di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/7).

Pemerintah juga menerima alternatif putusan pada pengambilan keputusan tingkat I RUU Pemilu.

"Menerima putusan hari Kamis (13/7) sebab ada persoalan krusial dibawa ke paripurna untuk diambil keputusan, alias pemerintah mengembalikan ada UU lama. Toh, UU lama sama saja nggak ada perubahan," sebutnya. 




Sumber : harianhelath

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger