Tips Membangkitkan Semangat Hidup Saat Hadapi Penyakit Mematikan

Written By admin on Minggu, 09 Juli 2017 | Juli 09, 2017


harian365.com - Menonton orang-orang terkasih yang berangkat terlebih dahulu ke alam lain tidak jarang meninggalkan bekas luka di dalam hati. Bahkan mungkin saja timbul ketakutan sendiri ketika mendengar kata 'mati'.

"Kenapa kami terlalu takut dengan kematian? Padahal kematian itu merupakan bukti kami telah berakhir menjalani sebuah bagian kehidupan," ujad Dr Mukhtadi El Harry, MM, dari RSPAD Gatot Subroto saat agenda bulanan Cancer Information and Support Center (CISC) di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2017).

Ia membicarakan pentingnya berpikir positif supaya menjalani kehidupan lebih enjoy. "Belajar jujur, ketika menghadapi kematian sebetulnya kami sedang menangis hidup kami sendiri," terang pakar farmasi yang juga berprofesi sebagai ustaz tersebut.


Menurutnya, dibanding ketakutan menjalani kehidupan ia berbicara lebih baik berfokus untuk berbuat faktor baik semacam share dengan orang lain. Berbagai penelitian juga mendukung bahwa share dapat memunculkan rasa tersanjung. "Yakinlah, bahwa sejak kami belum lahir telah ditulibs, tergolong kapan kami dipanggil oleh Tuhan yang Maha Esa," katanya share trik.


Tetapi, dituturkan olehnya, bukan berarti kami sehingga berpasrah tanpa menemui dokter untuk menyembuhkan penyakit. "Berobat itu penting, tetapi ingat, bukan berarti kami sehingga dapat memaksakan kehendak Tuhan," katanya.

Selain berpikir sehat, semakin beraktivitas juga membikin seseorang sanggup untuk mempunyai umur yang panjang. "Kalau otak digunakan, penyakit juga hilang, jangan sempat berpikir penyakit itu sebuahpenyebab kematian," tambahnya.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger