Home » , , , , , , , , , , , » Seperti Evita, Orang-orang Ini Tubuhnya Juga Dipenuhi Tahi Lalat

Seperti Evita, Orang-orang Ini Tubuhnya Juga Dipenuhi Tahi Lalat

Written By admin on Senin, 03 Juli 2017 | Juli 03, 2017


harian365.com - Rasa percaya diri Evita Delmundo (20) yang tinggi tak cuma mengantarnya ke kontes ratu kecantikan. Keberaniannya juga mengangkat pesan bahwa ia bukan satu-satunya pengidap kondisi langka dengan tahi lalat di sekujur tubuhnya.

Evita, perempuan berdarah Filipina serta Malaysia merupakan pengidap Giant Congenital Nevus. Kondisi langka yang diperkirakan hanya ada pada 1 persen populasi ini kerap membikin pengidapnya merasa rendah diri.

Pada berbagai orang, tahi lalat maupun tanda lahir berkapasitas besar serta tak sedikit tersebut juga berkaitan dengan kondisi lain semacam gangguan saraf. Bahkan terkadang, nevus alias tanda lahir berkapasitas besar berhubungan juga dengan risiko kanker kulit.


Dirangkum harianhot, berikut ini berbagai orang dengan kondisi langka yang membikin tubuhnya dipenuhi tanda lahir maupun tahi lalat.

1. Semacam pakai selimut
Seorang bayi di Hunan, China terlahir dengan congenital melanocytic nevus (CMN). Kondisi tersebut membikin si bayi semacam mengenakan selimut hitam di punggungnya, yang sebetulnya merupakan tahi lalat raksasa. Perlu operasi untuk menyelamatkan anak ini dari risiko pigmentasi otak serta tulang belakang yang merusak saraf.



2. Tahi lalat menutup 80 persen permukaan kulit
Congenital melanocystic nevus (CMN) juga ditemukan di Georgia, Amerika Serikat. Bocah bernama Dylan Little mempunyai tanda lahir berupa tahi lalat yang menutupi 80 persen permukaan tubuhnya. Pada usia 4 tahun, setidak sedikit 50 persen tahi lalat sudah diangkat dari kulitnya lewat prosedur khusus.


3. Mendadak timbul tahi lalat di sekujur tubuh
Hari ini, tahi lalat di sekujur tubuh timbul dengan cara mendadak di usia dewasa. Suatu  permasalahan langka dilaporkan di jurnal JAMA Dermatology, menimpa perempuan 48 tahun di Massachusetts. Perempuan tersebut mengalami eruptive nevus, yakni pertumbuhan tahi lalat dengan cara mendadak di sekujur tubuh mulai dari punggung, perut, sampai tangan dalam pola simetris.


4. Di-bully sebab tubuh dipenuhi tahi lalat
Sehidup dengan Evita, seorang remaja di North Carolina Amerika Serikat juga menjadi korban bullying gara-gara tahi lalat yang memenuhi sekujur tubuhnya. Remaja putri bernama Ciera Swaringen ini mengidap Giant Congenital Melanocystic Nevus, yang membikinnya lebih rentan mengalami kanker kulit.




Sumber : harianhot
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger