Home » , , , , , , , , , , , , , , » Selain Perkuat Tulang, Rutin Makan Tomat Terbukti Kurangi Risiko Kanker Kulit

Selain Perkuat Tulang, Rutin Makan Tomat Terbukti Kurangi Risiko Kanker Kulit

Written By admin on Sabtu, 22 Juli 2017 | Juli 22, 2017


harian365.com - Rasa asam segar tomat tepat dinikmati sebagai campuran salad alias jus. Sayuran berwarna merah oranye ini memang punya khasiat sehat untuk tubuh.

Konsumsi tomat setiap hari memang menurunkan risiko kanker kulit. Suatu  eksperimen pada tikus menunjukkan, risiko kanker bertidak lebih sampai 50 persen berkah asupan tomat. Semacam yang diungkapkan oleh sciencedaily (13/7), dalam penelitian yang dipublikasikan di Scientific Reports, para ilmuwan memberi makan tikus jantan 10 persen bubuk tomat setiap hari selagi 35 minggu. 

Tikus-tikus itu lalu diberi paparan sinar ultraviolet. Hasilnya terjadi penurunan risiko kanker kulit sebesar 50 persen dibandingkan kelompok tikus yang tak memperoleh tomat. 


"Teori di balik hubungan antara tomat serta kanker merupakan adanya karotenoid, komponen pigmen pada tomat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan UV," ucap asisten peneliti Jessica Cooperstone dari Ohio State University di Columbus, Amerika Serikat. 

Perbedaan lain yang dicatat merupakan tikus jantan yang tak diberi tomat, lebih cepat mengembangkan kanker kulit dibandingkan tikus betina yang tak diberi tomat. Tomur lebih agresif serta cepat menyebar. 

"Studi ini menunjukkan bahwa kami butuh mempertimbangkan tipe kelamin saat mengeksplorasi beberapa taktik pencegahan. Apa yang bekerja pada pria mungkin tak rutin bekerja sama baiknya pada wanita, begitu juga sebaliknya," ungkap penulis mutlak dalam riset, Tatiana Oberyszyn, seorang profesor patologi serta anak buah Pusat kajian Kanker di Ohio State University. 


Menurut Cooperstone, uji klinis manusia sebelumnya menunjukkan bahwa mengonsumsi tomat dari waktu ke waktu bisa mengurangi akibat kurang baik dari sengatan sinar matahari. Kondisi tersebut mungkin berkah karotenoid dari tanaman yang disimpan di kulit manusia seusai dimakan, serta mungkin bisa melindungi kepada kerusakan sinar UV. Likopen, karotenoid mutlak pada tomat, sudah memang menjadi antioksidan paling manjur dari pigmen ini. 


Riset lain menunjukkan bahwa asupan lycopene dari tomat dalam bentuk utuh lebih manjur untuk mengurangi akibat kurang baik sinar UV. Dibandingkan dengan lycopene dari suplemen tomat yang disintesis. Ini menunjukkan bahwa senyawa lain yang ada pada tomat juga bisa dikegunaaankan. Konsumsi tomat dengan cara teratur juga terkait dengan kegunaaan kesehatan lain. 

Tomat yang kaya bakal kalsium serta vitamin K bisa menolong memastikan tulang sehat. Vitamin A serta C juga hadir dalam tomat untuk menolong memperkuat kekebalan tubuh serta menghapus radikal leluasa berbahaya dari tubuh. Tidak hanya itu, kromium dalam tomat sangat baik untuk pengelolaan gula darah. 




Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger