Home » , , , , , , , , , , , » Saham Induk 7-Eleven Dulu Rp 13.000, Sekarang Tinggal Gocap

Saham Induk 7-Eleven Dulu Rp 13.000, Sekarang Tinggal Gocap

Written By admin on Senin, 03 Juli 2017 | Juli 03, 2017


harian365.com - Saham PT Modern Internasional Tbk (MDRN) sebagai induk usaha dari PT Modern Sevel Indonesia (MSI) saat ini masuk dalam daftar saham paling terjangkau yakni Rp 50 per lembar atau gocap. Biasanya saham-saham yang berada di level itu susah bergerak serta bakal tidur lama.

MDRN jatuh di level gocap sejak 19 Juni 2017 sampai pembukaan perdagangan kali ini. Faktor itu seiring dengan pernyataan perseroan yang memutuskan untuk menutup seluruh gerai 7-Eleven (Sevel) sejak 30 Juni 2017 kemarin.

Sebetulnya saham MDRN sempat berjaya. Apabila menonton sejarahnya, semacam dikutip dari data perdagangan BEI Senin (3/7/2017), perseroan meperbuat pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 1991. MDRN melepas 4,5 juta lembar saham dengan harga penawaran Rp 6.800.


Emiten yang kala itu bergerak dalam lini bisnis gambargrafi, alat percetakan serta perdagangan pada umumnya itu sahamnya lumayan diminati. Bahkan pada November 1995 saham MDRN sempat menyentuh level Rp 13.700 per saham.

Tetapi perseroan juga berbagai kali meperbuat aksi korporasi semacam penerbitan rights issue serta pembagian kualitas saham (stock split). Setidaknya MDRN telah meperbuat 2 kali stock split yakni pafa 22 September 1997 serta 3 Juli 2012 dengan rasio 1:5. Kalau itu saham MDRN langsung berubah dari Rp 3.100-an menjadi Rp 700-an per saham.


Sejak saat itu saham MDRN cenderung bergerak sideway di kisaran Rp 600-800 per saham. Tetapi pada Agustus 2015 saham MDRN jatuh ke level Rp 180 serta semakin bergerak di kisaran Rp 100-an, seiring dengan melesunya bisnis harapan perseroan yakni Sevel.

Ambruknya saham MDRN akhir-akhir ini juga diawali dengan diumumkannya abolisi akuisisi master franchise Sevel di Indonesia dari anak usahanya PT Modern Sevel Indonesia (MSI) oleh PT Charoen Pokphand Restu Indonesia (CPRI). Padahal PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) selaku induk usaha dari CPRI telah menyiapkan Rp 1 triliun untuk mengakuisisi seluruh gerai Sevel beserta asetnya.

Lantaran batalnya akuisisi tersebut, saat ini MDRN memkabarhukan bakal menutup seluruh gerai Sevel. Terhitung per tanggal 30 Juni 2017 seluruh gerai Sevel di bawah manajemen MSI bakal berhenti beroperasi.




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger