Home » , , , , , , , , , , , » Putty Armein yang Sudah Terlanjur Jatuh Cinta Sejatuh-jatuhnya kepada Boling

Putty Armein yang Sudah Terlanjur Jatuh Cinta Sejatuh-jatuhnya kepada Boling

Written By admin on Sabtu, 22 Juli 2017 | Juli 22, 2017


harian365.com - Peboling berpengalaman Putty Armein tahan lama menekuni cabang olahraga boling. Dirinya terlanjur jatuh cinta dan bertekad untuk membuktikannya pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur. 

Putty, 35 tahun, kembali ke pelatnas SEA Games lagi sejak tampil di pesta olahraga Asia Tenggara 2011. Boling tidak dilombakan pada SEA Games 2013, kemudian Putty cuti hamil dua tahun kemudian. 

"Saya waktu itu sempat cuti hamil setahun. Seusai itu, saya dipanggil kembali menjalani pelatnas dan menjadi salah satu yang terpilih untuk mengharumkan nama Indonesia," kata Putty saat ditemui disela-sela latihan tim pelatnas boling di Jaya Ancol Boling, Jakarta Utara, Kamis (20/7/2017). 

Kini, dirinya menjadi salah satu di antara 14 peboling yang masuk jajaran pemain seleksi timnas menuju SEA Games 2017 mulai 19-30 Agustus. Putty belum bisa bersantai, sebab Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia (PB PBI) hanya bakal memberangkatkan 12 pebolingnya ke Kuala Lumpur. 


Semangat Putty, sebagai pemilik medali perak Asian Games 2006 Doha, untuk bersaing dengan para peboling yang lebih muda bukannya kendur, tapi justru makin membara. Dirinya tertantang untuk membuktikan dirinya tetap pantas dipercaya. 

Keadaan pelatnas yang tidak berubah dari masa ke masa mau siapapun menterianya, dengan persoalan klasik gaji terlambat dan peralatan tersendat, dan statusnya sebagai bunda tidak bikin Putty mundur alias banting setir ke bidang lain. 

"Saya sih langsung iya (saat memperoleh keseepatan masuk pelatnas), sebab saya tetap cinta banget dan ingin sekali menjadi salah satu yang bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional," kata Putty. 


"Kendala tentu ada, tapi sebagai atlet elite, atlet yang dipelatnas yang telah sekian lama, selagi 17 tahun, bagaimana menonton Indonesia itu wajib bisa mengenyampingkan semua kendala dengan tetap menjadi juara. Tidak ada gunanya (juga) rutin komplain, capek. Yang tentu kami terima alias tidak. Kalau saya terima tidak komplain, kalau saya tidak terima, ya keluar," tutur Putty. 

"Sekarang saya memilih olahraga boling, turun ke tim nasional, itu terbukti telah saya pikirkan (konsekuensinya). Sehingga apapun yang saya perbuat wajib yang paling baik sebab saya telah mengorbankan faktor yang penting juga. Saya tidak sempat kuliah sebab wajib terjun full. Sehingga apa pun yang saya hadapi wajib saya terima. Sehingga opsinya terima kondisi alias saya keluar dari tim. So far tetap bisa dijalani," ungkap perempuan kelahiran Palembang 24 Oktober 1981 itu. 

Lagipula, Putty tetap sangat lapar gelar juara di level Asia dan dunia. Dirinya pun menjadikan SEA Games 2017 sebagai batu loncatan ke Asian Games 2018. Dirinya bakal berfokus mengejar medali emas team of five di SEA Games nanti. 


"Saya belum juara dunia. Asian Games telah empat kali turun, tapi belum sempat emas, hanya medali saja. Saya ingin bisa meraih itu. Jadi, saya berharap bisa bisa peluang di sana dan mewujudkan impian saya," ujar Putty. 

"Team of five itu susah dan Indonesia belum sempat sama sekali meraih emas di nomor itu. Kami ingin mewujudkan itu di Malaysia mesikipun baginda rumah sangat kuat tapi itu menjadi tantangan saya, kami, di sana." 



"Saya juga sangat antusias sebab saya telah menjalani (latihan) intensif yang jauh lebih dari sebelumnya. Dari sisi latihan fisik, recovery juga, semoga dengan semua yang kami jalani bakal buahkan hasil dari sebelumnya," harap dia.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger