Home » , , , , , , , , » Per Agustus, Jawa Timur Ikut Galakkan Imunisasi Campak-Rubella

Per Agustus, Jawa Timur Ikut Galakkan Imunisasi Campak-Rubella

Written By admin on Selasa, 25 Juli 2017 | Juli 25, 2017


harian365.com - Kekhawatiran bakal munculnya virus campak serta rubella terus marak saat ini, tidak terkecuali di Jawa Timur. Penyakit ini memang mengganggu tumbuh kembang anak.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia, Indonesia mempunyai permasalahan tertidak sedikit dalam perpersoalanan campak pada anak-anak. Di tahun 2015, jumlahnya mencapai 4.750 permasalahan, tergolong di Jawa Timur serta Madura yang tercatat mempunyai permasalahan tertidak sedikit.

Hal ini dipaparkan oleh Dr Vinod Bura, Senior Epidemiologist WHO di sela-sela sosialisasi Komitmen Jawa Timur Mewujudkan Indonesia Leluasa Campak serta Rubella di Graha Pena Surabaya baru-baru ini.

"Mengapa Indonesia memperoleh perhatian lebih dalam imunisasi ini? Sebab Indonesia mempunyai tidak sedikit penduduk, kurang lebih 5 juta orang berada disini serta tidak lebih lebih 4.750 permasalahan campak pada 2015," ujarnya.

Kendati demikian, pemerintah telah menyiapkan beberapa taktik untuk menyelesaikan persoalan ini. Salah satunya dengan menggalakkan imunisasi campak serta rubella alias yang biasa dikenal dengan MMR.

Dalam rangka membebaskan anak dari virus-virus berbahaya tersebut, maka pemerintah telah mendistribusikan jutaan vile vaksin ke beberapa layanan kesehatan yang tersebar di pulau Jawa serta luar Jawa.


"7,4 juta vile telah disebarkan ke beberapa lokasi di pulau Jawa serta luar Jawa," ungkap Staf Pakar Kementerian Kesehatan RI dr Pattiselanno Roberth Johan, MARS, dalam peluang yang sama.

Ditambahkan Pattiselanno, imunisasi campak serta rubella bakal dijadwalkan digelar dalam dua fase. Fase pertama dimulai pada tanggal 1 Agustus - 31 September 2017 di DI Yogyakarta sebagai provinsi pertama yang menjalankannya, kemudian dilanjutkan pada tahun 2018, mencakup 28 provinsi di luar Pulau Jawa.

Dikutip dari beberapa sumber, rubella alias campak german merupakan penyakit infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Umumnya menyerang anak-anak serta remaja di usia 9 bulan-15 tahun. 

Penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan pada organ-organ tubuh bayi, khususnya ketika menyerang bunda hamil di usia kandungan tidak lebih dari lima bulan. Sejumlah organ yang berisiko mengalami kerusakan dampak rubella ini di antaranya otak, hati, paru-paru, mata serta telinga




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger