Home » , , , , , , , , , , , » Penjelasan Kemenpora soal Nasib Timnas Karate Mercy Raya - detikSport

Penjelasan Kemenpora soal Nasib Timnas Karate Mercy Raya - detikSport

Written By admin on Sabtu, 22 Juli 2017 | Juli 22, 2017


harian365.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberbagi klarifikasi terkait hidup tim nasional karate Indonesia. Ada sejumlah faktor yang ingin diluruskan oleh Kemenpora.

Sebelumnya dikabarkan bahwa timnas karate Indonesia merasa tak lebih memperoleh dukungan dari pemerintah menjelang bergulirnya SEA Games 2017. Mereka mengeluhkan gaji yang telat, peralatan tanding yang belum ada, dan persoalan hotel yang menjadi tempat tinggal atlet, pelatih, dan manajer tim.


Terkait faktor ini, Kemenpora memberbagi klarifikasinya. Ada sepuluh poin penjelasan dari Kemenpora, yaitu:

1. Honor dibayarkan seusai atlet bekerja. Artinya honor untuk bulan Mei 2017, dibayar di bulan Juni 2017, dan demikian bulan Juni 2017, dibayarkan pada Juli 2017. Itu telah sesuai ketentuan. Terbukti diakui sempat ada ketelatan berbagai bulan yang pada akhirnya untuk seluruh atlet baru dapat dibayarkan di bulan Mei 2017 dan Juni 2017, sebab anggaran Kemenpora baru turun bulan April usai pembagian Satker (KPA) di Kemenpora. Seusai itu, pada umumnya tak ada persoalan, sebab Kemenpora telah langsung aktif koordinasi dengan kantor KPPN III Jakarta Timur tergolong dengan pembetulan database. Mengenai adanya atlet Karate yang belum dibayar hanya 1 orang untuk bulan Juni (yang harus dibayarkan bulan Juli 2017), nyatanya bukti retour-nya telah dikirimkan ke KPPN III dan tinggal dibayarkan, dampak sebelumnya ada kesalahan data rekening. Jadi tak benar apabila honor atlet Karate ditelantarkan.

2. Peralatan latihan dan tanding (masing-masing 1 paket) telah diterima oleh Tim Karate dan ada tanda bukti serah terima barang tersebut. Jadi tak benar kalau belum menerima peralatan tersebut, mengingat tak ada pengecualian tambahan tertentu di luar ketentuan yang ada.

3.Terkait mengenai akomodasi di Belleza Suites telah dibayar di belakang untuk kebutuhan 3 bulan (Januari, Februari, dan Maret 2017) yang dibayarkan bulan April 2017. Sedangkan yang 3 bulan berikutnya (April, Mei, dan Juni 2017) bakal dibayarkan bulan Juli 2017. Dengan catatan, apabila sedang try out, maka akomodasi tersebut tak dibayar. Jadi tak benar apabila Kemenpora tak bayar ke Bellezza Suites tersebut.

4. Kemenpora meminta pada pihak-pihak terkait dari sejumlah Cabor yang tetap mempunyai persoalan dengan pemakaian anggaran Kemenpora, dipersilakan untuk menuntut haknya sebab Kemenpora terbukti tak ingin tujuan peningkatan prestasi olahraga tersebut terganggu oleh hal-hal yang sifatnya kebutuhan anggaran. Tetapi demikian, apabila terbukti telah menerima haknya, diminta untuk membahas pada publik dengan cara proporsional supaya tak salah info antara yang telah diterima dan belum.

5. Bahwasanya Kemenpora tak lancar dalam mendistribusikan honor, peralatan, dan akomodasi, itu semata-mata sebab adanya ketentuan baru yang diberperbuat mulai tahun ini dan telah berulang kali disosialisasikan oleh Kemenpora pada sejumlah perwakilan induk cabang olahraga, tergolong larangan pembayaran tunai, kemudian keharusan untuk harus memperoleh izin dari Setneg apabila harus bertanding ke luar negeri meskipun berpaspor hijau (private) selagi memakai APBN. Untuk itu, kelengkapannya harus tuntas sebelum diproses oleh Setneg.

6. Lebih lanjut, setiap Cabor diminta untuk memberi tau sejumlah dokumen kelengkapan terhadap Satlak PRIMA sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam Permensetneg No. 11 Tahun 2008 mengenai Petunjuk Pelaksanaan Penanganan Administrasi Perjalanan Dinas Luar Negeri. Dokumen dimaksud sebagai lampiran surat Sesmenpora yang disampaikan terhadap Sesmensetneg. Ini ditujukan untuk menanggulangi sejumlah program kegiatan training camp dan training out di LN oleh sejumlah Cabor yang berjalan di bulan Januari s/d April 2017. Mereka para pihak yang telah meperbuat perjalanan dinas keluar negeri harus membikin laporan hasil kegiatan perjalanan dinas ke luar negeri dan laporan pengeluaran dengan dibekali bukti-bukti pengeluaran, yaitu: SPD (letter of official travel); Tiket pesawat; Boarding Pass; Airport Tax (apabila ada); Anggaran Visa; Daftar pengeluaran riil (yang tak dapat diberbagi / dibuktikan dengan bukti pengeluaran / kuitansi – bill).

7. Dalam sebuahrapat sebelum Lebaran 2017, Satlak PRIMA pun sempat mengakui bahwa usulan dari Cabor sesungguhnya telah lumayan lama diajukan, ada yang kurang lebih sebulan sebelum diajukan ke Kemenpora. Tetapi demikian, terpaksa harus divalidasi sebab adanya sejumlah ketidak lebihan data dan kelengkapan administrasi lainnya. Apabila telah lengkap, baru kemudian dikirimkan ke Setmensetneg. Bahkan minggu ini Kemenpora minta Satlak PRIMA untuk mengirimkan data events calendar 2017 sampai Desember 2017, tetapi belum diterima Kemenpora sampai saat ini. Tujuannya supaya Biro Keuangan Kemenpora dapat memperoleh data lengkap untuk keterdapatan dana pada saat-saat tertentu, jadi tak serba mendadak semacam saat ini.


8. Terhadap akomodasi untuk awal tahun 2017, telah ada 10 Cabor yang telah terbayarkan. Terhadap yang belum, sedang diupayakan penyelesaiannya, sejauh memenuhi persyaratan kelengkapannya. Bagi Cabor yang tak memenuhi persyaratan kontraktual, pembayarannya bakal diberbagi bentuk fasilitasi melewati PB dengan didahului penyampaian proposal dan bukti tagihan yang ada dengan cara riil.

9. Kemenpora telah lumayan tak sedikit upaya extra keras untuk pembetulan. Dan bahkan Kemenpora berkomitmen untuk memberbagi fasilitasi sebaik mungkin. Apabila ada oknum pejabat alias staf di Kemenpora dan Satlak PRIMA yang mempersusah dan meminta kutipan uang tertentu (pungli), terhadap atlet, pelatih, maupun induk olahraga diminta untuk mengabarkan pada Menpora maupun Sesmenpora. Ini adalah komitmen Kemenpora untuk membenahi layanan publik.

10. Kemenpora tetap ingin memperlancar layanan pada atlet. Tetapi demikian, tetap pada koridor ketentuan yang berlaku supaya tak jadi temuan BPK nantinya. Dan itu mungkin butuh dipahami oleh setiap Cabor.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger