Home » , , , , , , , , , , , , , » Mbah Lindu, Penjual Gudeg Tertua di Yogya Terbaring Sakit

Mbah Lindu, Penjual Gudeg Tertua di Yogya Terbaring Sakit

Written By admin on Senin, 03 Juli 2017 | Juli 03, 2017


harian365.com - Pencinta gudeg pasti tidak asing dengan mbah Lindu. Nenek 97 tahun dengan racikan gudeg legendaris ini saat ini terbaring sakit. 

Selama libur lebaran, tidak sedikit pencinta gudeg serta pelanggan gudeg mbah Lindu mencari sosok nenenk ini. Telah hampir sebulan mbah Lindu terbaring sakit, anak bungsunya menggantikannya berjualanan. 

Mbah Lindu yang bernama orisinil Setya Utomo berjualan gudeg di Jl Sosrowijayan, Kecamatan Gedong Tengen Kota Yogyakarta. Saat ini Mbah Lindu saat ini dirawat di RS Panti Rapih Yogyakarta. Nenek 15 cucu ini dirawat di rumah sakit sejak hari Rabu (28/6/2017). Dirinya menderita demam serta pusing sejak awal bulan puasa. 


Sedangkan yang menggantikan dirinya jualan di pos ronda depan gang di kampung Sosrowijayan samping Hotel Grage merupakan anak bungsunya Ny Ratiah. Ratiah biasanya terbukti menemani mbah Lindu berjualan gudeg. Menerima pembayaran serta memberbagi pesanan nasi alias bubur gudeg yang disaapabilan dengan alas daun pisang. 

Kini ia dibantu salah seorang anak buah keluarganya untuk melayani pembeli. Tidak sedikit pelanggan yang menanyakan kehadiran mbah Lindu. Sambil melayani pembeli, dirinya berbicara kalau mbah Lindu sedang sakit serta dirawat di rumah sakit. 

Sebelum dirawat di rumah sakit, meskipun badannya meriang, mbah Lindu tetap bangun, duduk di dapur untuk meracik bumbu gudeg, sambal goreng serta opor. 


Gudeg mbah Lindu mulai dipasarkan pukul 05.00 pagi serta biasanya kurang lebih pukul 10.00 telah habis. Selain warga kurang lebih Gedong Tengen saja pelanggan yang datang membeli, tetapi para wisatawan datang diantar becak juga ada. 

Racikan gudeg mabh Lindu dikenal tidak terlalu kering, dengan rasa manis sedang disukai pelanggannya. Apalagi sambal goreng yang pedas serta opor ayam yang mlekoh enak dimakan dengan nasi alias bubur. Ini yang membikin penikmatnya ketagihan.


"Donganipun mawon, supados simbah enggal pulih (doakan saja, agar simbang cepat pulih," komentar Ratiah sambil melayani pembeli.






Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger