Efek Malas Ganti Bantal: Kulit Berjerawat dan Jadi Sarang Tungau

Written By admin on Selasa, 25 Juli 2017 | Juli 25, 2017


harian365.com - Bantal sebaiknya diganti yang baru dengan cara selalu, paling tidak sekali dalam setahun. Apabila tidak, beberapa risiko mengintai kesehatan Anda.

Salah satunya adalah kulit yang berjerawat. Ya, bantal yang kotor serta jarang diganti juga dapat menyebabkan kulit wajah maupun tubuh menjadi berjerawat.

Dikutip dari Men's Health, jerawat pada dasarnya juga dapat muncul sebab kulit terpapar oleh benda yang kotor serta berdebu. Tergolong di antaranya handphone serta helm. Bantal juga dapat menjadi benda yang kotor sebab 'menampung' kotoran, minyak, serta sisa sel kulit mati.


Apabila Kamu merasa kesusahan wajib mengganti bantal dengan yang baru, maka solusi lainnya Kamu dapat mencucinya dengan cara selalu. Jangan lupa juga untuk mengganti sarung bantal setidaknya sekali dalam seminggu. Faktor ini khususnya berlaku pada Kamu yang mempunyai kulit sensitif serta rentan berjerawat. 

Selain rentan berjerawat, Kamu juga butuh tahu bahwa bantal yang jarang dicuci serta diganti sepreinya adalah sarang tungau. Ini sebab tungau sangat suka makan sisa-sisa sel kulit mati serta debu di bantal.


Menurut Asthma and Allergy Foundation of America, masing-masing orang menghasilkan sel kulit mati dalam jumlah yang lumayan tidak sedikit setiap harinya. Apabila dihitung, jumlahnya dapat memberi makan setidaknya 1 juta tungau debu.

Bukan main-main, tungau debu ini adalah salah satu pemicu alergi serta sesak napas yang paling tidak jarang. Maka dari itu, menjaga kebersihan bantal serta seprei pun menjadi sangat penting serta tidak boleh dianggap sepele. 




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger