Home » , , , , , , , , » Driver Go-Jek yang Dapat Order Fiktif: Julianto Suaranya Cewek?

Driver Go-Jek yang Dapat Order Fiktif: Julianto Suaranya Cewek?

Written By admin on Rabu, 12 Juli 2017 | Juli 12, 2017


harian365.com - Gambar seorang driver Go-Jek tertunduk lemas seusai mengenal order Go Food yang diantarnya fiktif pernah viral. Driver yang diketahui bernama Erik itu akhirnya memberbagi keterangan terkait order fiktif yang diterimanya.

harianhot menemui Erik di Basekamp Go Jek di kawasan Taman Amir Hamsah, Jl Taman Matraman Timur, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Selasa (11/7/2017). Dirinya yang baru saja kembali seusai mengirimkan Go Food menceritakan kejadian order fiktif yang dialamatkan ke Julianto Sudrajat, pada Rabu (5/7) lalu.


"Iya bisa orderan itu, dulu yang mesen sih atas namanya Julianto tapi ditelepon cewek. Saya kira temennya Julianto, soalnya kalau cewek kok namanya Julianto? Saya konfirmasi dirinya bilang 'jangan telepon, saya lagi sibuk itu pesanan sesuai software antar ke lantai 5 bank Sertaamon, cari aja yang namanya Julianto'," cerita Erik terhadap harianhot.

Saat itu order Go Food yang diterimanya berupa makanan dari Sate Khas Senayan setidak sedikit dua porsi dengan total pembelanjaan sebesar Rp 232.500. Dirinya juga langsung mengkonfirmasi ulang pesanan itu seusai membelinya.

"Pesenannya sate khas senayan ada 2 porsi, total belanjaan saya Rp 232.500. Sebab pas confirm bener sehingga langsung diantar," lanjutnya.

Tetapi apa daya, kesedihan justru didapatnya ketika hingga di alamat yang tertera di Bank Sertaamon Matraman, Jakarta Timur. Bukan Julianto yang ditemuinya tetapi pihak sekurity bank yang memberi tahu kalau pesanan yang diterimanya adalah order fiktif.

"Julianto saya enggak ketemu, malah kata sekuriti bilang, 'kirim ke mana, Mas? Ke Julianto yah lantai 5?', 'Kok tahu?' saya bilang, kata security 'Mas orang kelima', dirinya bilang. Wah, telah saya drop," sambung Erik.

"'Maksudnya gimana?' saya tanya. Nyatanya sebelumnya saya Go Jek juga udah tak sedikit yang datang malahan ada yang sampe (bayar pesanan) Rp 600 ribu," imbuhnya.

Dirinya makin mengenal kalau order Go Food yang diterimanya fiktif ketika staf serta karyawan bank Sertaamon menghampirinya. Ketika itu dirinya terduduk lemas memikirkan uang yang dirinya keluarkan untuk pesanan fiktif itu.


"Staf Sertaamon nyatanya telah tahu kalau Julianto ini 'dibom' order fiktif gitu, sehingga semakin-semakinan Go Jek pada dateng padahal dirinya enggak pesen. Makin tahu kalau ini fiktif pas karyawan Bank Sertaamon yang cewek pada kepo nanya segala macam, saya enggak butuh jelasin tak sedikit juga telah pada tahu," jelasnya.

Menurutnya, para karyawan Bank Sertaamon pernah memberbagi bantuan kepadanya untuk memperkenalkan makanan yang telah dipesannya pada staf yang lain. Walau demikian, hingga akhirnya ia pasrah serta mengangkat pulang makanan yang telah dipesannya.


"Mereka juga coba bantu saya digambarin, struk sama makanannya semakin ditawar-tawarin ke yang lain nyatanya enggak laku. Ya telah amsyong kami bawa pulang, makan enak sekali-kali," pungkasnya. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger