Home » , , , , , , , , , , , » Cukup Rp 20 Ribu, Bisa Keliling Kampung Pak Jokowi

Cukup Rp 20 Ribu, Bisa Keliling Kampung Pak Jokowi

Written By admin on Senin, 24 Juli 2017 | Juli 24, 2017


harian365.com - Keliling Solo di akhir pekan, asyiknya naik bus Werkudara. Lumayan dengan Rp 20 ribu, traveler bakal diantar menonton beberapa segi Kota Solo.

Bus tingkat wisata Werkudara ini diluncurkan pertama kali pada tanggal 1 April 2011. Argumen pemberian nama Werkudara dikarenakan badan bus yang mempunyai tinggi 4,5 meter serta mempunyai berat 12 ton.

Bus yang beroperasi hanya di hari Sabtu serta Minggu ini bisa dinaiki pengunjung dengan bayar Rp 20.000 per orang sedang untuk rombongan bisa di charter dengan anggaran Rp 800.000. Harga tersebut telah tergolong BBM serta supir, penyewa bisa meminta bus berhenti di mana saja sesuai kesepakatan dengan catatan tak boleh melebihi 3 jam sewa.

Saat mengunjungi Solo beberapa waktu yang lalu, saya pun mencoba untuk menikmati bus ini. Dengan diantar kawan kita menuju Kantor Dinas Perhubungan Pemerintahan Kota Surakarta di Jalan Menteri Sumpeno No 7 Manahan. Jadwal bus ada 3 kali dalam 1 hari yaitu jam 09.00, jam 12.00 serta 15.00 sore.

Kapasitas bus 54 orang dengan rute Kantor Dishubkominfo di manahan-Jalan A.Yani-Jalan Slamet Riyadi-Sriwedari-Gladag-Balai Kota-Pasar Gede-Jalan Kol Sutarto-Jl Ir Sutami-Jurug.

Selama perjalanan bus bakal berhenti 2 kali. Yang pertama turun di depan Bank Indonesia, di tempat ini para penumpang dipersilahkan turun untuk bergambar di depan bus maupun di kurang lebih gedung Bank Indonesia.Seusai kurang lebih 10 menit perjalanan dilanjutkan kembali.

Perhentian yang kedua di Jurug, di tempat ini penumpang diminta turun serta bertukar tempat, yang semula duduk di atas dipersilahkan pindah ke bawah. Begitu pula sebaliknya. Rute pulang agak tak sama dari rute pergi sebab ada beberapa tempat yang tetap belum steril dari kabel yang bisa berbahaya bagi bus serta penumpangnya.


Yang hebat dari bus wisata ini merupakan di tahap atas tersedia jendela yang terbuka jadi saat bus melalui pepohonan, ranting-ranting pohon bakal tentang beberapa penumpang. Jadi penumpang yang duduk di tahap ini diinginkan untuk berhati-hati serta tak mengeluarkan anak buah badan.

Adanya pemandu wisata yang membahas tempat-tempat hebat yang dilalui juga menjadi kualitas tambah tersendiri. Jadi para penumpang mendapatkan info yang mungkin belum tak sedikit diketahui.





Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger