Home » , , , , , , , , » Akan ada Dialog Soal Posisi di Koalisi, PDIP: PAN Partai Karaoke

Akan ada Dialog Soal Posisi di Koalisi, PDIP: PAN Partai Karaoke

Written By admin on Sabtu, 22 Juli 2017 | Juli 22, 2017


harian365.com - Posisi PAN di koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dipertanyakan menyusul sikap 'mbalelo' terhadap pemerintah. PDIP bersama partai pendukung pemerintah lainnya bakal mengadakan obrolan soal posisi PAN.

"Tentu saja politik itu mencerminkan kata serta lakukanan. Berpolitik itu ada etika politik. Berpolitik itu dilandasi komitmen di dalam menyebutkan dukungan terhadap pemerintah di tingkat implemetasi, di DPR serta rakyat," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat berbincang dengan harianhot, Jumat (21/7/2017) malam.

Soal beda pendapat PAN di UU Pemilu, Hasto menyebut itu adalah hak partai ceo Zulkifli Hasan itu. Walau begitu, tidak bisa dipungkiri partai-partai pendukung pemerintah sedih atas opsi PAN.

"Atas sikap semalam kami rugikan faktor tersebut, mengapa wajib tidak sama padahal sesama partai pendukung," kata dia.

Hasto berkata, PDIP bersama partai pendukung Jokowi lain bakal berdialog tentang posisi PAN di koalisi. Tergolong juga dengan pihak PAN sendiri.

"Ketika PAN bergabung memberi dukungan saat itu dilakukan lewat pembahasan bersama antara ketum parpol pengusung, sikap terhadap persoalan itu juga tidak bisa ditentukan sendirian. Kerja sama di kedua belah pihak," ucap Hasto.

"Kita bakal dialog. Tergolong dengan PAN juga. Kalau kami lihat di Pilkada kerja sama dengan PAN sukses memenangkan tidak sedikit kepala daerah. Kami tidak bakal sepihak. Walau kami rugikan keputusan yang tidak sesuai dengan pemerintah," imbuhnya.

Tetapi Hasto belum bisa memastikan kapan obrolan bakal dilakukan. Dirinya juga tidak bisa menjawab apakah kira-kira PAN bakal tetap berada di koalisi alias tidak.

"Tergantung PAN sendiri serta dialognya. Terhadap status (PAN) tetap di pemerintah alias tidak, bakal dibahas bersama," sebut Hasto.


Saat pengesahan UU Pemilu, PAN memilih walk out dari sidang paripurna. Padahal sehari sebelumnya, Ketum PAN Zulkifli Hasan menemui Jokowi serta memastikan solid mendukung pemerintah.

Soal ingkar janji PAN ini, PDIP tidak mau tidak sedikit mengomentarinya. Apalagi menurut Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno, itu adalah urusan pribadi Zulkifli serta Jokowi.

"PDIP tetap hargai tapi kalau PAN semakin-semakinan gini, kelak bakal dianggap sebagai partai yang suka menggunting dalam lipatan. Partai pertama yang menjadi partai karaoke alias kanan-kiri oke," tutur Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno saat dihubungi terpisah.

"Kalau dari segi presiden, pasti apa yang dilakukan PAN adalah bentuk ketidakkonsistenan. Tidak menonjolkan kualitas kerekanan. Kalau tingkat kerekanan rendah pasti bukan kawan yang baik," tutupnya. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger