Home » , , , , , , , , » 3 Teror untuk Polisi dalam Sepekan

3 Teror untuk Polisi dalam Sepekan

Written By admin on Sabtu, 01 Juli 2017 | Juli 01, 2017


harian365.com - Institusi Polri mendapat teror bertubi-tubi dalam satu pekan terbaru. Tercatat ada 3 serangan yang diperbuat pelaku teror kepada anak buah Polri di 3 tempat tidak sama. 

Teror pertama terjadi di Mapolda Sumatera Utara cocok di Hari Raya Idul Fitri pada 25 Juni 2017. Satu prajurit, Aiptu Martua Sigalingging, gugur ditikam pelaku yang berjumlah dua orang. 

Tak hanya menikam, usai tahu Aiptu Martua telah tidak bernyawa, mereka membakar Pos Polisi beserta Aiptu Martua di dalamnya. Kedua pelaku satu di antaranya tewas serta satu lainnya dalam kondisi kritis. 


"Luka tusukan di tubuhnya di dada di leher di lengan bertubi-tubi. Serta leher dalam kondisi tergorok. Sehingga bukan hanya tusukan saja, tapi terbukti leher dalam kondisi tergorok, ada luka melintang dari kiri ke kanan alias sebaliknya," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, Jumat (30/6).

Sehari berselang, pada Senin (26/6), teror dengan secarik kertas diterima Satuan Lantas Polres Serang, Banten. Tulisan dalam kertas tersebut 'Siapkan dirimu polisi thogut, kita bakal datang seusai Marawi, Filipina, selanjutnya merupakan Indonesia'.


Kalimat lainnya yakni 'Kami berbaiat pada Abu Bakar Al-Baghdadi, bukan Jokowi. Kita bukan anti NKRI, tapi kita jijik dengan berhala yang disebut demokrasi'. Tidak hanya kalimat pernyataan, tersedia juga daftar berbagai tempat yang ditulis sebagai sasaran teror.

"Masyarakat tidak butuh cemas tetapi wajib tetap waspada. Kita perintahkan anak buah untuk menambah pengamanan serta kesiapsiagaan terkait dengan aksi teror," kata Kapolda Banten, Brigjen Listyo Sigit Prabowo.

Pelaku teror tetap didalami. Penyelidikan diperbuat di antaranya dengan pengecekan CCTV sebab pelaku pernah terekam CCTV.

Teror ketiga terjadi pada Jumat (30/6) malam, cocok sehari sebelum HUT Polri ke-71. Dua anak buah Brimob yaitu AKP Dede Suhatmi serta Briptu Syaiful B sehingga korban penusukan oleh seoarang pria.


Penusukan terjadi usai salat Isya berjamaah di Masjid Falatehan, Jalan Palatehan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Masjid tersebut hanya berjarak kurang lebih 450 meter dari Mabes Polri.

Kedua anak buah Brimob tersebut mengalami luka di tahap wajah serta leher. Sekarang keduanya tetap menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati. 


Sementara itu pelaku sukses ditembak mati. Ditemukan KTP atas nama M di dekat jenazah pelaku, tetapi Polisi menduga KTP tersebut palsu. 




Sumber: harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger