Home » , , , , , , , , , , , , » Usai Menang Beruntun, Mampukah Ducati Bersaing Jadi Juara Dunia Musim Ini?

Usai Menang Beruntun, Mampukah Ducati Bersaing Jadi Juara Dunia Musim Ini?

Written By admin on Senin, 12 Juni 2017 | Juni 12, 2017


harian365.com - Andrea Dovizioso mengangkat Ducati merebut dua kemenangan beruntun di MotoGP 2017. Pertanyaan pun timbul, mampukah pabrikan Italia itu bersaing sehingga juara dunia musim ini?

Dovizioso memenangi balapan MotoGP Catalunya, Minggu (11/6/2017). Pebalap Italia itu mengungguli Marc Marquez serta Sertai Pedrosa yang finis kedua serta ketiga.

Dovizioso pun merebut dua kemenangan beruntun musim ini, usai sebelumnya berjaya di MotoGP Italia. Hasil ini mendekatkan Dovi dengan puncak klasemen pebalap. Dirinya sekarang berada di posisi kedua dengan perolehan 104 poin, tertinggal tujuh poin dari Maverick Vinales yang menguasai posisi teratas.

Mengingat kompetisi tetap panjang, kans Dovi mengangkat Ducati kembali sehingga juara dunia terbuka lebar. Lalu apa tasumsinya?

"Saya tidak ingin komplain untuk sekarang, tapi kita tetap wajib memperbaiki berbagai faktor yang sama. Mugello trek yang keren buat kami, juga tahun lalu serta tahun sebelumnya lagi. Ini cerita yang tidak sama, serta kita sehingga yang tercepat tahun ini. Tapi, kali ini balapan lumayan aneh, ini bukan soal kecepatan lagi," ujar Dovi semacam dikutip Motorsport.com.

"Tidak ada yang dapat menggeber motor sebab ban tidak punya grip. Serta saya punya keuntungan di trek lurus sebab mesin saya lebih tangguh. Jadi, sayangnya kenyataannya tidak semacam itu (Ducati dominan), saya yakin itu," tambahnya.

"Kami tetap butuh perubahan di berbagai area, persoalan menikung tetap sama semacam empat balapan yang lalu. Saya tidak ingin berkata dengan negatif, tapi cuma realistis," kata Dovizioso.

Dovi pun meminta Ducati membikin Desmosedici lebih kompetitif lagi kalau mau bersaing sehingga juara dunia. Ia menyebut untuk sekarang Ducati tetap belum lumayan konsisten untuk menyaingi Honda serta Yamaha.


"Kalau kita mau bersaing di kejuaraan, semacam yang kita katakan sebelum musim dimulai, kita wajib memperbaiki berbagai faktor menjadi lebih kompetitif lagi," lanjut Dovi.

"Dalam berbagai balapan, kita tertinggal 25 detik dari para pebalap terdepan tahun ini. Kalau semacam itu Kamu tidak dapat bersaing dalam kejuaraan sebab para rival terlalu kuat, baik dari sisi motor alias pebalapnya."

"Saya realistis soal itu, saya tidak terlalu antusias sekarang. Kita tetap tidak lebih dalam berbagai hal, kita wajib fokus soal itu, tidak terlalu memikirkan kejuaraan serta selisih dengan pemimpin klasemen yang cuma tujuh poin," tegasnya.




Sumber : hariansport

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger