Traveling Sendirian, Siapa Takut!

Written By admin on Sabtu, 17 Juni 2017 | Juni 17, 2017


harian365.com - Apabila selagi ini traveling rutin ramai-ramai atau bersama kawan, kenapa tak mencoba traveling sendiri? Tak butuh takut asalkan kalian tahu caranya.

Traveling bakal terasa seru apabila berangkat bersama rekan kerja, keluarga bahkan kekasih. Namun traveling sendirian juga mengasyikan. Tak sedikit yang telah mencobanya.

Meski begitu, traveling solo terbukti butuh kiat untuk keamanan dan keenjoyannya. detikTravel telah merangkum beberapa trik, Sabtu (17/6/2017) untuk traveler yang ingin mencoba travleing dengan cara solo, atau sendiri.

1. Mantapkan hati

Apabila selagi ini traveling bersama keluarga dan kini memutuskan untuk traveling sendiri, traveler wajib yakinkan diri. Nah, seusai hati mantap untuk mencoba traveling dengan cara solo, barulah taveler yakinkan orangtua dan kawan bahwa kalian dapat!

Mereka bakal berat hati melepas traveler untuk berangkat ke tempat asing sendiri. Tapi kalau dijelaskan, mereka dapat paham kok.

2. Pilih destinasi terkenal

Traveler takut kesepian sebab berangkat sendiri? detikTravel sarankan untuk memilih destinasi terkenal. Hindari destinasi bulan madu ya.

Biasanya di destinasi terkenal pengunjungnya tak sedikit dan berbagai macam budaya, umur, dan latar sosial yang tak sama. Tentu rutin ramai. Sehingga traveler tak merasa kesepian deh.

3. Gunakan software traveling

Di zaman yang serba internet semacam ini, membikin kami gampang mengenal destinasi-destinasi hebat dan trik untuk traveling. Kegunaaankanlah software dan situs traveling tersebut untuk menolong traveler.

Traveler juga dapat memakai media sosial untuk berjumpa kawan baru di lokasi baru. Lebih membahagiakan bukan?

4. Sapa warga lokal

Tidak selamanya kami dapat mempercayakan internet untuk traveling lho. Kalau tak ada sinyal atau baterai handphone habis bagaimana? Tidak hanya itu, terkadang tak semua destinasi bagus dapat kami ketahui di internet lho.

Nah, di saat semacam inilah kami butuh bertanya terhadap penduduk lokal. Kami dapat bertanya tentang arah dan tempat-tempat bagus yang dapat dikunjungi.


5. Hindari makan di restoran fine dining

Jalan-jaaln sendiri bukan berarti wajib semuanya serba sendiri dan sepi kan? Tergolong urusan makan. detikTravel sarankan untuk tak makan di restoran fine dining, sebab biasanya restoran mewah mengutamakan privasi dan ketenangan dari pelanggan.

Traveler dapat mencari restoran dengan konsep street food atau langsung menuju lokasi street food di daerah tersebut. Di sana traveler dapat berinteraksi dengan penduduk lokal, bartender, atau pengunjung lain sambil menikmati beberapa makanan.

6. Utamakan keselamatan

Sebab berlangsung sendiri, traveler wajib lebih ekstra hati-hati. Jaga diri dan barang traveler dari kemungkinanan yang tak menyenangkan. Jangan perbuat hal-hal yang nantinya dapat membahayakan diri traveler.

Jangan berlangsung seorang diri pada malam hari, jangan memakai perhiasan berlebihan, bawa uang tunai secukupnya dan sebagainya. Jangan perlihatkan rasa takut ya traveler, dapat sehingga faktor ini membikin kami menjadi target untuk tindak kriminal. Santai aja!

7. Biarkan diri mengeksplorasi dan bebas

Traveling dengan cara solo bukan berarti tak memiliki kawan, diacuhkan keluarga atau pasangan. Jauhkan pemikiran dangkal semacam itu. Gunakanlah peluang soloo traveling sebagai peristiwa untuk memberbagi jiwa traveler peluang bebas.

Bebas kemana saja, leluasa berinteraksi dengan siapa saja, leluasa meperbuat apa saja, dan ikutilah hati nurani. Satu faktor yang penting patuhi peraturan dan jangan berlebihan ya. 




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger