Home » , , , , , , , , » Terbukti! Nge-vape Bikin Orang Merokok Lebih Banyak

Terbukti! Nge-vape Bikin Orang Merokok Lebih Banyak

Written By admin on Selasa, 20 Juni 2017 | Juni 20, 2017


harian365.com - Hubungan antara rokok elektips alias vape dengan konsumsi rokok tembakau dibuktikan oleh penelitian terakhir dari Amerika Serikat. Studi menyebut perokok yang juga memakai vape mengonsumsi lebih tak sedikit rokok daripada biasanya.

Peneliti Neal Doran dari dari San Diego School of Medicine menyebut pemakaian vape membikin perokok merokok lebih tak sedikit. Faktor ini terkesan khususnya pada kalangan dewasa muda yang berumur 18 sampai 24 tahun.

"Vape memang adalah faktor risiko meningkatnya konsumsi rokok di kurang lebih kita. Mungkin awalnya mereka memakai vape untuk berhenti merokok. Tetapi studi kita menyebut pemakaian vape malah menambah konsumsi rokok tembakau," tutur Doran yang juga ahli psikologi, dikutip dari Reuters.


Penelitian diperbuat terhadap 319 partisipan dari kalangan dewasa muda. Para partisipan adalah perokok yang konsumsinya termasuk rendah, tak lebih dari satu batang rokok per bulan.

Tetapi seusai memakai vape, konsumsi rokok mereka meningkat kurang lebih 18 persen, dengan rata-rata lima batang rokok yang dihisap dalam 3 bulan terakhir. Dalam studi yang diterbitkan di Preventive Medicine ini, peneliti menduga faktor ini berhubungan dengan meningkatnya asupan nikotin dari rokok serta juga vape.

Meningkatnya asupan nikotin membikin seseorang lebih rentan menjadi pecandu. Dengan begitu, toleransi tubuh terhadap nikotin bakal meningkat, serta membikin mereka yang sebelumnya jarang merokok menjadi lebih tak jarang merokok.


Stanton Glantz dari Center for Tobacco Control Research and Education, University of California, berbicara sekarang para perusahaan industri rokok juga telah mengikuti tren dengan memproduksi vape. Klaim bahwa vape bisa membikin seseorang berhenti dari kecanduan rokok pun mentah dengan adanya studi ini.


"Apa yang disampaikan oleh studi ini menunjukkan bahwa rokok elektips, vape serta sepertinya malah membikin orang lebih tak jarang merokok tembakau, bukan sebaliknya. Faktor ini bakal sangat berakibat dalam pembuatan peraturan soal pengendalian tembakau," tegasnya.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger