Seperti Apa Ciri-ciri Kanker Serviks Seperti Dialami Jupe?

Written By admin on Minggu, 11 Juni 2017 | Juni 11, 2017


harian365.com - Meninggalnya Julia Perez atau Jupe mengingatkan bahwa kanker serviks tergolong salah satu kanker paling mematikan. Meski tidak rutin dapat diandalkan, ada berbagai ciri yang dapat dikenali dari penyakit ini.

Dikutip dari website organisasi kesehatan dunia (WHO), sebagian besar infeksi HPV (Human Papilloma Virus) penyebab kanker serviks tidak disertai gejala. Bahkan tidak semuanya berkembang menjadi kanker.

Berbagai gejala baru timbul ketika luka yang terjadi dampak infeksi HPV makin berkembang, sampai akhirnya menjadi kanker serta telah memasuki bagian lanjut. Berbagai gejala tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Menstruasi tidak teratur atau siklus yang tidak normal
2. Nyeri serta perdarahan abnormal pada Ms V seusai berhubungan seksual
3. Nyeri di bagian panggul, letih-lesu (fatigue), penurunan berat badan tanpa sebab, serta hilangnya nafsu makan
4. Keputihan yang tidak wajar
5. Bengkak di kaki.

Sayangnya, kanker serviks yang telah memasuki stadium lanjut punya kesempatan sembuh yang lebih kecil. Infeksi HPV yang berkembang menjadi kanker serviks punya kesempatan lebih besar untuk diobati apabila terdeteksi sejak fase awal.


Berbagai tutorial yang dapat diperbuat untuk mendeteksi kanker serviks sejak dini merupakan papsmear serta IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Kementerian Kesehatan berkata, pemeriksaan seperti itu telah masuk dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).


Dan ketika telah terdeteksi, maka sangat dianjurkan untuk tidak menunda-nunda pengobatan yang cocok. Tidak jarangkali ketika kanker serviks terdeteksi, fase emas pengobatan justru terlewatkan sebab pasien lebih memilih pengobatan pilihan yang belum teruji efektif atau tidaknya. Serta ketika akhirnya datang ke dokter, keadaannya telah telanjur parah.

"Hampir 70-80 persen pengidap kanker serviks datang ketika telah stadium lanjut. Telah 2b atau stadium 3, serta nggak dapat diapa-apain," kata Prof dr Andrijono SpOG (K), Ketua Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), yang juga inisiator Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS).




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger