Home » , , , , , , , » Satpol PP akan Patroli Bergantian Jaga Kolong Tol Kalijodo

Satpol PP akan Patroli Bergantian Jaga Kolong Tol Kalijodo

Written By admin on Kamis, 15 Juni 2017 | Juni 15, 2017


harian365.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bakal meperbuat pengamanan kolong Jalan Tol Sedyatmo di kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara, pasca ditertibkan. Satpol PP Kota Jakarta Utara serta Satpol PP Kota Jakarta Barat bakal disiagakan.

"Saya telah bilang ke kawan-kawan Satpol PP serta Pak Camat. Saya bilang dijaga, patroli bergantian, Satpol PP dua wilayah," ucap Kepala Satpol PP DKI Jakarta Jupan Royter, saat dihubungi harianhot Rabu (14/6/2017) malam.

Apabila anak buah Satpol PP merasa terancam oleh adanya preman di kolong tol, maka petugas wajib mengabarkan ke Camat. Selanjutnya, Camat bakal koordinasi dengan Polsek serta Koramil.

"Kalau umpama saat Satpol PP patroli ada yang bangun, kalau takut ada backing preman lapor ke Pak Camat, supaya Camat panggil Kapolsek serta Sertaramil. Kelak turun bareng biar oknum alias apapun tak berani. Tiga pilar walau sejalan. (Kalau tidak) Kelak dibilang pembiaran," ujar Jupan. 

Penjagaan wajib diperbuat supaya tak ada pandangan bahwa pemerintah membiarkan. Menurut Jupan, faktor itu bisa merusak citra pemerintah. 

"Jangan kelak dibilang ada oknum Satpol PP terima setoran, oknum kecamatan terima setoran, oknum TNI menerima setoran. Ini merusak institusi," kata Jupan.

Sebagai perhatian, penjagaan kolong tol diperbuat 24 jam semacam RPTRA Kalijodo. Mengingat, berulang kali lokasi itu ditertibkan tetapi bedeng kembali muncul.

"Dekat (dengan RPTRA Kalijodo) kan, sama saja (penjagaan 24 jam). Kota, serta kecamatan kan perbuat patroli wilayah, Polisi juga perbuat patroli wilayah. Ini untuk menghindari faktor negatif. Tiga pilar ini ada di terdepan, sehingga jangan meperbuat pembiaran. Jadi, tak saling tuding saling ini. Sehingga sinergi," ujar Jupan. 


Sebelumnya, setidak sedikit 1.600 personil perpaduan dengan berbagai alat berat dioperasikan untuk membongkar bangunan di kolong Tol Kalijodo. Setidak sedikit 150 bedeng serta 14 mini bar sudah rata dengan tanah pada Rabu (14/6).

Warga penghuni kolong tol pasrah menonton pembongkaran. Mereka ditawari solusi untuk menghuni rumah susun alias pulang ke kampung halaman.

"Warga yang menghuni bedeng liar bakal dikembalikan ke daerah asalnya," kata Wali Kota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi, di lokasi penggusuran di kolong tol Kalijodo cocoknya seberang RPTRA Kalijodo, Jalan Kepanduan I, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Rabu (13/6).

Selain itu, bagi warga yang mempunyai KTP DKI Jakarta ditawarkan direlokasi ke rumah susun. "Ada juga warga DKI Jakarta ditawarkan pindah ke rumah susun," ujar Wahyu. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger