Home » , , , , , , , , » Sajian Lebaran Masih Berlebih? Ini Saran Pakar dalam Menyimpan Makanan Sisa

Sajian Lebaran Masih Berlebih? Ini Saran Pakar dalam Menyimpan Makanan Sisa

Written By admin on Kamis, 29 Juni 2017 | Juni 29, 2017


harian365.com - Saat lebaran, makanan dibangun berlimpah. Sehingga bukan tidak mungkin tetap ada sisa hingga sekarang. Kalau mau aman menyimpannya, ketahui caranya.

Penyimpanan sisa makanan tetap butuh diperhatikan. Agar tidak memicu penyakit. Guy Crosby, PhD, CFS selaku Science Editor America's Test Kitchen serta Adjunct Professor Department of Nutrition Harvard School of Public Health, share penjelasan ilmiah serta trik aman menikmati kembali makanan sisa semacam dikutip dari ift.org.


1. Mengapa sisa makanan terasa enak keesokan harinya?
Umumnya ini terjadi sebab reaksi kimia semakin berjalan yang menghasilkan lebih tak sedikit molekul rasa baru. Berbagai peningkatan rasa mungkin melibatkan pembagian protein untuk melepaskan asam amino semacam glutamat serta nukleotida kecil yang berinteraksi menambah rasa manis alias umami.

2. Bolehkah memasukkan makanan panas langsung ke lemari es?
Sebaiknya tak menempatkan makanan panas di lemari es sebab dapat menghangatkan suhu kulkas di atas 4 derajat Celcius yang mana mikroorganisme berbahaya dapat tumbuh. Tidak hanya itu, apabila makanan sangat panas, butuh waktu lumayan lama supaya dingin dengan suhu di bawah 4 derajat Celcius. Ini memberi waktu bagi mikroorganisme berbahaya tumbuh dalam makanan. Lebih baik biarkan makanan sejuk hingga suhu 26-32 derajat Celcius sebelum dimasukkan ke dalam kulkas.


3. Bagaimana tutorial terbaik menyimpan makanan sisa?
Sebagian besar sisa makanan sebaiknya dibekukan apabila tak digunakan kembali dalam 3-4 hari. Tak lebih dari waktu itu, makanan dapat disimpan dalam wadah tertutup serta ditaruh dalam chiller.

4. Bagaimana tutorial memanaskan kembali sisa makanan agar punya rasa serta tekstur sama semacam pertama dimasak?
Pemanasan kembali dengan cepat dalam microwave dianggap terbaik untuk banyak makanan. Meski microwave oven memanaskan makanan tak dengan cara rata. Memanaskan makanan di oven tepat untuk berbagai makanan umpama kentang panggang. Sementara memanaskan di wajan juga berlaku untuk cairan semacam sup.


5. Apakah aman membekukan kembali sisa makanan yang telah pernah dibekukan?
Guy berbicara tak persoalan, sepanjang makanan tak dibiarkan di suhu ruang lebih dari dua jam saat pertama dicairkan kembali (re-thaw). Karena apabila lebih dari waktu itu maka bakal memberi waktu bagi mikroorganisme berbahaya tumbuh sebelum makanan dibekukan lagi.






Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger