Home » , , , , , , , , » Praktik Jeng Ana Disidak, Kemenkes Perketat Iklan Kesehatan

Praktik Jeng Ana Disidak, Kemenkes Perketat Iklan Kesehatan

Written By admin on Sabtu, 24 Juni 2017 | Juni 24, 2017


harian365.com - Dalam upaya menangkal info yang menyesatkan, Kementerian Kesehatan membentuk gugus tugas penglihatan iklan kesehatan. Langkah ini diambil berdekatan dengan sidak (inspeksi mendadak) ke klinik pilihan Jeng Ana.

Gugus tugas yang bakal mengawasi iklan kesehatan sejak proses produksi ini melibatkan beberapa unsur. Di antaranya merupakan Badan Penglihatan Obat serta Makanan (BPOM), Lembaga Sensor Film (LSF), KPI, KPI Daerah, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) serta Kementerian Komunikasi serta Info (Kominfo).

"Tujuan gugus tugas ini memperkuat penglihatan dari hulu sampai hilir iklan kesehatan. Sebab dilihat dari proses iklan dari pra produksi sampai penayangan, nyatanya tak sedikit lembaga terkait yang berwenang mengawasi," kata Kepala Biro Komunikasi serta Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, drg Oscar Primadi, dalam rilis yang diterima wartawan.


Sebelumnya, Kemenkes bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta para Kamis (22/6/2017), meperbuat sidak ke tempat praktik Jeng Ana di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Praktisi pengobatan herbal yang terkenal di kalangan bintang film ini dianggap melanggar sejumlah aturan mengenai info kesehatan. Jeng Ana juga diminta menghentikan iklan di televisi.


Akhir-akhir ini, Jeng Ana menjadi viral lewat suatu  cuplikan agenda talkshow di televisi. Dalam cuplikan tersebut, Jeng Ana memberbagi pemaparan mengenai tumor otak dengan membaca hasil MRI (Magnetic Resonance Imaging). Cuplikan yang juga diunggah oleh PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia) tersebut menuai cemooh dari netizen.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger