Home » , , , , , , , » POM TNI Ikut Usut Penusukan dan Penyerudukan Maut di Kemayoran

POM TNI Ikut Usut Penusukan dan Penyerudukan Maut di Kemayoran

Written By admin on Senin, 19 Juni 2017 | Juni 19, 2017


harian365.com - Jajaran POM TNI ikut menyelidiki rentetan kejadian di Kemayoran, Jakarta Pusat, akhir pekan lalu. Dua momen terjadi di lokasi yang berdekatan dalam selang waktu 4 jam.

"Masih diselidiki Denpom. Kepastiannya kami tunggu penyelidikan ya," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh dalam percakapan dengan harianhot, Senin (19/62017).

Denny menyebutkan permasalahan tersebut diusut oleh pihak Pomdam Jaya. Tetapi Sertapomdam Jaya Kolonel Supri saat dihubungi harianhot belum memberbagi respon.


Dua momen kekerasan terjadi pada Sabtu (17/6) tengah malam serta Minggu (18/6) dini hari. Momen pertama merupakan penusukan kepada anak buah TNI bernama Prada Ananda Puji Santoso. Lokasinya berada di belakang patung Ondel-ondel, Kemayoran. Pelakunya merupakan sekelompok orang yang tengah aksi Sahur On The Road (SOTR).


Prada Ananda yang terluka kemudian dibantu Kanit Intel Polsek Kemayoran serta dibawa ke RS Hermina Kemayoran. Pernah terjadi info simpang siur saat para rekan Prada Ananda hendak kembali ke RS tetapi tidak menjumpai Prada Ananda yang terluka di tahap pinggang kiri.

Momen kedua terjadi kurang lebih 4 jam berikutnya yakni pukul 03.30 WIB, Minggu (18/6). Ada sekelompok orang yang memakai motor serta mobil menghampiri warga yang sedang duduk di tengah tugu Ondel-ondel.

Kemudian kelompok tersebut bergerak lagi menuju ke arah Jl. H. Jiung. Tidak lama kemudian ada agresi yang terjadi kepada anak-anak muda yang sedang nongkrong di Gang laler.

Kendaraan berjenis mobil Daihatsu Ayla itu lalu melintas dengan tutorial melawan arus berputar-putar di area patung ondel-ondel dengan kecepatan tinggi. Mobil itu lalu menabrak warga yang sedang duduk di tengah tugu Ondel-ondel itu.


Orang yang ada di mobil tersebut turun serta mengeluarkan tembakan ke atas lalu melarikan diri ke arah Ancol. Korban kejadian kedua ini bernama Andrian Dwi Nanda (18), tewas sebab diseruduk mobil serta Abdul Qosim (32) yang kritis sebab luka di kepala serta sekujur tubuh.

"Informasi sementara, korban dari sipil dikarenakan ketabrak mobil yang panik lewat di TKP. Mobil tersebut kabur, tetap dalam pencarian pihak polisi. Tetapi kepastiannya sekali lagi kami menantikan hasil penyelidikan," ujar Denny.

Dari kesaksian, pelaku dalam kejadian penyerudukan mobil ini mengaku sebagai anak buah TNI. Denny berbicara pihaknya belum dapat memastikan adanya hubungan antara momen penusukan Prada Ananda dengan permasalahan penyerudukan maut di gang laler.


"Saya tidak dapat berbicara apakah ada kaitannya dengan penusukan sebelum ada hasil penyelidikan," tuturnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolres Jakpus Kombes Suyudi Ario Seto. Dirinya juga membantah dengan berita yang menyebut pelaku penyerudukan merupakan rekan dari Prada Ananda.

"Itu dalam penyelidikan. Belum dapat bilang. Itu yang tetap dalam penyelidikan. Yang jelas belum (dipastikan), tetap lidik," tegas Suyudi, Minggu (18/6). 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger