Home » , , , , , , , » NOTAM Balon Udara Membahayakan di Langit Jateng Berlaku Seminggu

NOTAM Balon Udara Membahayakan di Langit Jateng Berlaku Seminggu

Written By admin on Senin, 26 Juni 2017 | Juni 26, 2017


harian365.com - mengambil langkah dengan menerbitkan Notice To Airmen (NOTAM) bernomor 'A2115/17 NOTAMN' sebab tak sedikitnya balon udara membahayakan berhamburan di langit Jateng. NOTAM bakal berlaku satu minggu ke depan hingga 2 Juli 2017.

"Iya, kelak ini ekspektasi hingga seminggu ke depan kelak kami perpanjang lagi kalau tetap ada. Tapi, kami bukan NOTAM saja, semacam tahun lalu kami menghubungi Polres, Polsek, kemudian Koramil untuk menolong yang di darat," ucap Direktur Operasi AirNav Indonesia Wisnu Darjono saat dikonfirmasi detikcom, Senin (26/6/2017).

NOTAM mulai diterbitkan sejak tanggal 25 Juni 2017 sebab tak sedikitnya balon udara tanpa awak terbang di wilayah Cilacap, Wonosobo, Kebumen, serta Purworejo. Tinggi balon bisa mencapai 6 meter serta mempunyai diameter hingga 4 meter. Balon udara terbang dengan bahan bakar gas hingga ketinggian 28 ribu kaki.

AirNav menerbitkan NOTAM hingga seminggu ke depan dengan pertimbangan tradisi lepas balon di Jawa Tengah bisa berjalan 7 hari. Tetapi, bisa saja AirNav memperpanjang memberperbuat NOTAM di langit Jateng. Wilayah yang sekarang terdeteksi tersedia balon udara di Wonosobo, Cilacap, Kebumen, serta Purworejo.

"Kalau orang Jawa kan bilang Lebaran kupat hingga minggu depan. Ya tanggal 2, tanggal 3 ya," jelas Wisnu.

Tak hanya untuk penerbangan domestik, AirNav Indonesia menerbitkan NOTAM untuk penerbangan internasional. Sebab, wilayah Jateng kerap dilalui penerbangan dari Australia alias China.


"Kalau kami tarik garis dari Australia yang ke arah China umpama tentu lewat daerah itu. NOTAM nya untuk internasional, sehingga domestik serta internasional," tutur Wisnu.

Semacam diketahui, di Jateng tersedia tradisi lepas balon yang diadakan untuk mengganti 'ritual' petasan setiap hari raya Idul Fitri. Balon tanpa awak tersebut mempunyai bahan parasit dengan bahan bakar gas yang sanggup membawa beban berlebih. Balon ini berbahaya sebab bisa terbang tanpa bisa terkontrol sama sekali. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger