Home » , , , , , , , , , , , » Mudik ke Sumatera Barat, Tak lengkap Tanpa Mampir ke Danau Maninjau

Mudik ke Sumatera Barat, Tak lengkap Tanpa Mampir ke Danau Maninjau

Written By admin on Minggu, 18 Juni 2017 | Juni 18, 2017


harian365.com - Jelang Lebaran, tidak sedikit para perantau yang mudik ke Sumatera Barat. Traveler pun bisa sekalian melepas rindu di Danau Maninjau.

Kawan-kawan saya yang berasal dari Sumatera Barat rutin berbicara bahwa Danau Maninjau adalah danau terindah di Indonesia. Terindah? Rasanya tidak sedikit danau yang indah di Indonesia. Ya, tapi maklumlah, setiap orang tentu ingin membanggakan dan mempromosikan daerahnya.

Ketika ada peluang untuk liburan ke Sumatera Barat, saya pun tidak menyia-nyiakan peluang untuk mengunjungi Danau Maninjau.

Danau Maninjau, danau terluas kedua di Sumatera Barat, berlokasi di Kabupaten Agam, kurang lebih 2 jam dari kota Padang. Danau yang terbentuk dari letusan Gunung Merapi, dengan kedalaman mencapai 495 meter dengan luas hampir 99,5 km persegi.

Keindahan pemandangan Danau Maninjau bisa terkesan jelas dari atas bukit yang mengelilinginya. Bukit yang populer, yaitu tempat beradanya kelokan sejumlah 44, alias Kelok 44. 

Untuk mengunjungi Danau Maninjau dari kota Bukittinggi, biasanya kami melalui Kelok 44 ini. Untuk memotret panorama Danau Maninjau juga tempat paling baik berada di tempat perhentian di kurang lebih Kelok 44.

Selain menikmati panorama keindahan Danau Maninjau dari atas, kami juga bisa dengan cara langsung menikmati keindahannya. Tempat yang tepat yaitu Taman Muko-Muko. Taman yang berlokasi berdekatan dengan PLTA Danau Maninjau ini, belum lama dibuka.

Berlokasi tepat di pinggir Danau Maninjau, di sini kami bisa bermain-main di tamannya, sebab ada alat permainan semacam ayunan, dll, memancing, berperahu mengelilingi danau, ataupun berpiknik.


Untuk masuk ke taman wisata ini, kami hanya dikenakan anggaran Rp 1.500 per orang. Taman wisata ini dibekali dengan fasilitas warung makan, parkir, toilet, dan mushola.

Nyatanya Danau Maninjau juga adalah tempat kelahiran tokoh nasional, Buya Hamka, dan Rangkayo Rasuna Said.

Kita bisa memakai mobil sewa alias pribadi menuju Danau Maninjau. Di dekat danau juga tersedia rumah makan yang menyediakan makanan khas setempat, dan warung oleh-oleh berupa kerupuk dan camilan lainnya.




Sumber : hariantravel


Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger