Home » , , , , , , , , , , , » Mudik ke Sumatera Barat, Jangan Lupa Lihat 'Si Muntu'

Mudik ke Sumatera Barat, Jangan Lupa Lihat 'Si Muntu'

Written By admin on Kamis, 29 Juni 2017 | Juni 29, 2017


harian365.com - Sumatera Barat tak hanya mempunyai alam yang cantik, tapi juga kaya bakal kebudayaan. Salah satu yang bisa dilihat kalau mudik ke sana yaitu Si Muntu.

Selamat libur Lebaran ya traveler. Yuk, jajaki kampung halaman. Bagi yang pulang kampung ke Sumatera Barat, jangan lewatkan peristiwa berjumpa Si Muntu.

Si Muntu ini bisa traveler jumpai pada agenda Alek Nsupayai di Andaleh Baruh Bukik, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Apabila dari Kota Padang, kira-kira menempuh 4 jam perjalanan memakai motor alias mobil.

Alek Nsupayai yang diadakan di setiap peristiwa Lebaran Idul Fitri ini sangat kental dengan kebudayaan Minangkabau. Beberapa kesenian Minang bisa kami saksikan di kegiatan ini. Para perantau tak boleh melewatkan agenda ini!

Dihubungi hariantravel Rabu (28/6/2017), Rafi Erlangga (23) selaku ketua panitia Alek Nsupayai berkata, bahwa kegiatan Alek Nsupayai ini bakal diadakan selagi satu minggu, mulai dari tanggal 26 Juni hingga 2 Juli 2017.


"Alek Nsupayai ini adalah kegiatan yang diadakan oleh pemuda-pemuda Andaleh Baruh Bukik. Agenda ini rutin rutin diperbuat setiap habis ramadan. Serta kami juga ingin mengenalkan terhadap semua orang bahwa kebudayaan Minangkabau tetap melekat di jiwa muda-mudi Minangkabau.," tutur Rafi.

"Peristiwa ini juga ajang hebat wisatawan untuk datang ke daerah kami. Kami ingin kesenian ini tak hanya dikenal orang pemuda Minang. Tapi seluruh pemuda di Indonesia. Serta berharap juga peristiwa in salah satu argumen watawan mancanegara berkunjung ke Sumatera Barat," tambahnya.

Pada Alek Nsupayai beragam kesenian berbau Minangkabau bisa kami saksikan, semacam tari piring, debus, lukah gilo, pencak selat, serta kesenian lainnya. Tak ketinggalan juga kesenian Cimuntu yang menyesal bila kami tak menonton langsung lho! Sebab Si Muntu ini sangat unik!

Bila traveler sedang berada di kawasan Sumatera Barat, sempatkan datang ke sini. Kelak traveler bakal menonton sosok mahluk hitam, yang seluruh badannya ditutupi ijuk, serta memakai topeng. Sebetulnya sosoknya lebih tepat dikatakan seram lho!

Konon menurut cerita Cimuntu adalah salah satu bentuk penyamaran para pejuang-pejuang pada masa perang. Dahulunya Cimuntu berperang penting yang mengatur strategi perang pada zaman Perang Padri yang dipimpin Tuangku Imam Bonjol.


Mengapa kini bisa menjadi kesenian daerah? Keberadaan Cimuntu sebagai kesenian bermula dari pemerintahan Raja Psupayauyung yang menyuruh setiap nsupayai untuk merilis karya seni daerah. Kemudian terbesitlah oleh pemuda-pemuda pada masa dahulu untuk mengnasibkan kembali sosok Cimuntu.

Nantinya Si Muntu di arak diiringi musik talempong serta alat musik pupuik padi yang berasal dari batang padi. Unik! Nantinya iring-iringan yang meriah tersebut dimeriahkan dengan teriakan anak-anak yang bersorak: "ooii muntuk..oiii muntuk," Meriah banget!

"Dahulunya Cimuntu topengnya terbuat kelopak bambu. Tetapi terus berkembangnya zaman, topeng terus dimodifaikasi dengan tambahan beberapa karakter semacam komikal, antagonis, protagonis, serta lainnya. Gunanya untuk hebat wisatawan, serta terus tak sedikit orang yang mengenal Cimuntu ini," ucap Rafi.


Selain menonton beberapa kesenian Minangkabau, traveler juga bisa menonton pemandangan hijau yang menyejukan mata. Tak hanya itu, di Andalaleh juga ada air terjun yang cantik. Tak jauh juga dari Andaleh, traveler bisa mengunjungi Objek wisata batu ajaib, Batu Angkek-angkek lho!

Yuk, traveler yang mudik ke Sumatera Barat berkunjung ke negeri Andaleh Baruh Bukik. Bergambar dengan Si Muntu! 




Sumber : hariantravel

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger