Home » , , , , , , , , , , , , » Libur Lebaran Mau Cicip Jajanan Kaki Lima? Perhatikan 7 Hal Ini

Libur Lebaran Mau Cicip Jajanan Kaki Lima? Perhatikan 7 Hal Ini

Written By admin on Selasa, 27 Juni 2017 | Juni 27, 2017


harian365.com - Libur lebaran dapat diisi dengan menikmati jajanan kaki lima di sebuahkota alias negara. Nah untuk tahu jajanan paling enak serta masih sehat, pelajari 7 trik penting berikut.

Menikmati jajanan kaki lima alias jajanan lokal sehingga acara harus saat berkunjung ke sebuahwilayah. Namun jangan asal jajan, ada sejumlah trik yang dapat diperbuat supaya Kamu mendapat jajanan paling enak serta masih fit walau mencoba tak sedikit jajanan kaki lima. Simak daftarnya semacam yang dirangkum Life Peretas (27/6) berikut.

1. Ketahui jajanan lokal
Sebelum ke sebuahwilayah alias negara, pelajari dulu tipe jajanan apa yang terkenal di sana. Umpama egg waffle di Hong Kong alias durum di Istanbul. Begitu telah tahu namanya, kegunaaankan website traveling terkenal semacam Lonely Planet serta TripAdvisor alias blog pribadi untuk cari tahu rekomendasi tempat enak untuk membeli jajanan tersebut.

Apabila punya alergi makanan, jangan lupa cek komposisi jajanan tersebut. Pastikan tak mengandung salah satu bahan pemicu alergi. Kamu juga dapat mencetak kartu makanan khusus berisi info alergi di website Select Wisely alias Allergy Translation. Tutorial ini pasti lebih memudahkan.


2. Ikuti jam makan warga lokal
Seusai tahu tipe makanan apa yang ingin dilahap, sebaiknya Kamu memperhatikan waktu makan paling baik. Tutorial paling mudah ialah menonton kapan warga lokal menikmati jajanan tersebut. Dengan begini Kamu dapat mendapat makanan fresh yang baru dibangun serta terhindar dari risiko terpapar bakteri dampak makanan yang didiamkan terlalu lama.

3. Lihat tempat jajan yang paling ramai
Bertanya langsung pada warga lokal merupakan tutorial paling baik untuk temukan jananan paling enak. Namun apabila Kamu ragu alias malu bertanya pada mereka, lihat saja ciri paling mudah. Tempat jajan yang paling laris diantre besar kemungkinan menyaapabilan jajanan enak. Seorang traveler dunia, Jodi Ettenberg berujar, "Keren juga menonton siapa saja yang ada di antrean tersebut. Apabila ada orang tua, wanita serta anak-anak, ini pertanda keren."

4. Waspada tempat pengolahan makanan
Jajanan kaki lima umumnya dimasak langsung di dapur terbuka. Andapun dapat mengintip proses pengolahannya. Perhatikan dapur tersebut. Hindari penjual yang dengan cara bergantian memegang uang lalu menyentuh makanan, penjual yang memakai peralatan masak kotor, adanya lalat di area pembuatan makanan serta sebagainya. Pada intinya, waspada apabila ada yang tidak selesai pada penjual makanan tersebut.

Sebisa mungkin pilih penjual yang bersih. Pilih yang hanya menjual berbagai tipe makanan. Pasalnya apabila penjual menyediakan aneka tipe makanan, besar kemungkinan penjual telah membikin stok menu tersebut, bukan menjualnya dalam keadaan fresh.


5. Bersihkan alat makan
Alat makan semacam sumpit, sendok, garpu alias tusukan biasanya disediakan penjual jajanan kaki lima. Tetapi alat makan ini dapat sehingga kotor sebab terpapar polusi. Kalaupun telah dicuci, mungkin saja masih kotor sebab pemakaian air lokal saat mencucinya. 

Untuk mencegah paparan bakteri dari pemakaian alat makan kotor, rutin bersihkan alat makan yang diberi penjual. Kamu dapat mengelapnya dengan tisu basah sebelum dipakai. Tetapi bakal lebih keren apabila Kamu mengangkat sendiri peralatan makan dasar semacam sendok, garpu serta sumpit.

Baca Juga: Mampir ke Bangkok, Ini 9 Jajanan Kaki Lima Enak yang Harus Dicicipi (1)

6. Hindari 4 faktor ini
Dimanapun Kamu berada, rutin hindari 4 faktor ini saat sedang melahap jajanan kaki lima:
a. Penjual yang menyaapabilan makanan/minuman dengan es alias air lokal. Air ini mungkin kotor serta penuh bakteri.

b. Buah alias sayur yang tak dapat dikupas. Besar kemungkinan bahan makanan ini telah dicuci dengan air lokal. Apabila tak ada kulit alamiah yang melindungi buah alias sayur tersebut, sebaiknya jangan dikonsumsi.


c. Makanan yang tidak dimasak dengan sempurna.

d. Saus yang telah terkesan disimpan lama serta tidak tidak sedikit dipakai.

7. Berhenti makan apabila mendapati sesuatu yang tidak selesai
Sekalipun Kamu petualang makan, sebaiknya masih perhatikan nilai makanan alias reaksi alamiah tubuh saat menyantapnya. Contoh, apabila daging yang disaapabilan terlalu dingin, terkesan belum matang alias berbau busuk, sebaiknya jangan dikonsumsi.






Sumber : harianfood

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger