Home » , , , , , , , , , » Ini yang Harus Anda Lakukan Agar Berat Badan Tidak Naik Saat Bulan Puasa

Ini yang Harus Anda Lakukan Agar Berat Badan Tidak Naik Saat Bulan Puasa

Written By admin on Minggu, 11 Juni 2017 | Juni 11, 2017


harian365.com - Bulan Ramadhan atau yang biasa disebut bulan puasa merupakan bulan yang dinanti-nantikan umat muslim, tak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Tak sedikit orang yang menunggu bulan puasa bukan hanya ajang membenahi nilai ibadah, tetapi juga sebagai peristiwa untuk menurunkan berat badan. 

Asupan makanan saat bulan puasa sangat penting untuk diperhatikan. Tetapi sebab tak bisa mengontrol asupan makanan, alih-alih malah berat badan yang meningkat.

Dokter spesialis gizi klinik, dr Dian Permatasari, MGizi, SpGK yang ditemui di Sky Loft Restaurant, Hotel All Seasons Jakarta, Thamrin, Jakarta Pusat, baru-baru ini, membicarakan langkah-langkah untuk menjaga berat badan supaya tak naik, yaitu:

1. Tak Mengonsumsi Gorengan 
Gorengan merupakan makanan favorit pada saat berbuka. Tetapi kandungan lemak pada makanan ini sangat tinggi, khususnya lemak jahat (lemak jenuh). 

"Gorengan mempunyai tinggi kandungan lemak dari minyak goreng, yang bakal menyumbang kalori tinggi pada tubuh serta memicu terjadinya lemak tubuh atau kegemukan," kata dr AR Inge Permadhi, MS, SpGK dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) semacam yang dikutip dari harianhealth berbagai waktu lalu.

Untuk menghindari pemakaian minyak goreng, dr Dian menyarankan untuk mengonsumi makanan yang tak digoreng, semacam ditumis, direbus, atau dipanggang.


2. Mengurangi Porsi Makan
Saat berbuka biasanya menjadi peristiwa balas dendam seusai seharian berpuasa. Faktor ini lah yang biasanya menjadi penyebab berat badan meningkat serta nilai kesehatan menurun.

dr Dian berbicara bahwa asupan makanan itu wajib berdasarkan pada pedoman gizi seimbang, yaitu terdiri dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, lemak, serta air. "Porsi kami makan dalam satu kali makan itu wajib ada nasi, sayur-sayuran, buah-buahan, serta lauk pauk. Di luar itu air putih juga penting," tambahnya.

3. Mengurangi Konsumsi Gula
Ungkapan 'berbukalah dengan yang manis' bukan berarti boleh menyantap gula sesuka hati saat berbuka. Sebab asupan gula berlebihan bakal mengdampakkan kadar gula darah meningkat. 

Ada berbagai tipe makanan yang bisa dengan mudah menaikkan kadar gula darah. "Sebetulnya ada kategori indeks glikemik (angka potensi kenaikan kadar gula darah), yaitu rendah, sedang, serta tinggi. Indeks glikemik yang tinggi itu semacam nasi. Kalau nasi yang kemarin itu kadar gulanya telah rendah, tapi kalau yang baru matang itu tinggi. Sedangkan indeks glikemik rendah ini semacam sayur, buah-buahan, kacang-kacangan, serta telur," jelas dr Dian.

Pakar nutrisi Seala Septiani, SGz, MGizi baru-baru ini mengusulkan untuk asupan gula yang baik bisa mengonsumsi buah-buahan saja, sebab gula yang terkandung di dalamnya merupakan gula alami. 


4. Olahraga
Olahraga sangat dianjurkan untuk menjaga tubuh masih bugar selagi berpuasa. Kualitas plus yang bisa diambil dari olahraga merupakan bisa menjaga berat badan, bahkan bisa menurunkannya. Sebab lemak dalam tubuh dibakar saat berolahraga.


Menurut pengasuh konsultasi kesehatan harianhealth dr Michael Triangto, SpKO, olahraga yang bisa diperbuat saat berpuasa merupakan olahraga yag ringan saja, semacam jogging, jalan sehat, alias olahraga ringan lainnya. Durasinya pun sebaiknya tak berlebihan, tak lebih lebih lumayan 30 menit.





Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger