Home » , , , , , , , » Hari Ini, PTUN Putuskan Soal Gugatan Pelantikan OSO oleh MA

Hari Ini, PTUN Putuskan Soal Gugatan Pelantikan OSO oleh MA

Written By admin on Kamis, 08 Juni 2017 | Juni 08, 2017


harian365.com - Kali ini PTUN bakal memutuskan soal gugatan pengangkatan Ketua DPD RI Oesman Sapta (OSO) oleh Mahkaman Agung (MA) yang diajukan oleh GKR Hemas Cs. Pihak penggugat berharap hakim bakal memutuskan dengan cara adil serta independen. 

OSO digugat oleh 11 anak buah DPD, salah satunya GKR Hemas yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua DPD RI. Pengacara penggugat, Irmanputra Sidin berbicara sidang putusan bakal digelar kali ini pada pukul 10.00 WIB. 

"Besok (kali ini-red) jam 10.00 WIB," ucap Irmanputra saat dikonfrimasi harianhot, Rabu (7/6/2017) malam. 

Ia berbicara ada rencana dari pihak penggugat hadir dalam sidang putusan tersebut. Ia meyakini bahwa tindak pemanduan sumpah oleh pihak MA kepada OSO berbagai waktu lalu melanggar putusan MA yang telah ada. 

"Kemungkinan ada (penggugat yang datang-red), saya belum pastikan tapi siapa," kata Irmanputra. 

"Tindakan pemanduan sumpah berdampak hukum yang sangat menetukan, jadi walapun tersedia 100 kali pemilihan di DPD selagi tak dipandu sumpahnya oleh wakil MA maka, tak bakal bisa menjabat ceo DPD," imbuhnya. 

Dia meminta perbuatan pemanduan sumpah tersebut wajib dibatalkan. Irmanputra berharap PTUN bisa menyelesaikan masalah tersebut dengan independen. 

"Tindakan pemanduan sumpah tersebut wajib dibatalkan dengan Keputusan Ketua MA, sebab Ketua MA yang diberbagi wewenang langsung oleh UU MD3 serta atasan wakil MA serta wakil MA hanya menjalankan amanah sebagai pelaksana harian ketua MA," tutur Irmanputra.

"PTUN wajib independen serta berani menyelesaikan masalah ini, sebab berdasarkan asas litis finire oportet bahwa semua sengketa wajib ada ujungnya serta Putusan MA 20P/HUM/ 2017 merupakan ujung polemik masa jabatan ceo DPD jadi wajib ditaati semua pihak," sambungnya. 


Kisruh kursi ceo DPD ini berawal dari digantinya masa jabatan ceo yang awalnya 5 tahun jadi 2,5 tahun lewat tata tertib (tatib). Tatib tersebut pernah digugat ke MA serta dibatalkan jadi masa jabatan ceo DPD kembali jadi 5 tahun. Kendati demikian, rapat paripuran DPD ricuh dampak munculnya tatib baru yang mengembalikan masa jabatan ceo 2,5 tahun jadi berakhirlah kepemimpinan M Saleh, GKR Hemas, serta Farouk Muhammad sebagai ceo DPD. Lalu dipilihlah OSO, Damayanti Lubis, serta Nono Sampono jadi ceo DPD yang baru. 

Tetapi terpilihnya ceo baru di DPD malah menjadi polemik di dalamnya. Mulai dari rangkap jabatan OSO yang juga sebagai Wakil Ketua MPR RI. Sampai pengambilan sumpah yang melanggar putusan MA. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger