Home » , , , , , , , , , , » Gigi Keropos, Tambal Dulu atau Langsung Cabut? Ini Kata Dokter

Gigi Keropos, Tambal Dulu atau Langsung Cabut? Ini Kata Dokter

Written By admin on Rabu, 21 Juni 2017 | Juni 21, 2017


harian365.com - Gigi yang keropos tidak jarang berujung pada celah di gigi. Pertama-tama terbukti kecil, tapi lama kelamaan apabila dibiarkan celahnya bakal terus membesar dampak terkena bakteri dalam mulut.

Ketika dihadapkan dengan opsi antara tambal alias cabut, sebetulnya faktor ini tergantung dari kondisi gigi yang keropos tersebut. "Apabila giginya tinggal sedikit, kemungkinan itu tinggal sisa akar serta wajib dicabut apabila tidak bisa dipertahankan kembali." ucap drg Gusti Ayu Putri Langgeng Sari dalam Live Chat 'Bebas Sakit Gigi di Peristiwa Silaturahmi' yang diselenggarakan oleh harianhealth bersama harianhelath, Selasa (20/6/2017).

Keropos pada gigi bisa dikarenakan oleh beberapa faktor. Di antaranya sebab terlalu tidak jarang mengonsumsi makanan yang tinggi asam. Tidak hanya sebab makanan asam, keropos juga dikarenakan oleh tidak lebih terjaganya kebersihan gigi.

Faktor lainnya merupakan tidak lebihnya asupan vitamin D ataupun kalsium. Vitamin D serta kalsium sendiri bermanfaat untuk menolong menguatkan gigi. Kalsium bisa didapatkan dari makanan semacam sayur-sayuran (brokoli, kale) serta juga susu, sedangkan vitamin D bisa dijumpai di makanan semacam minyak ikan kod serta beberapa produk kedelai.

Tidak jarangkali gigi keropos mengdampakkan rasa ngilu. "Nah kalau tidak jarang ngilu, berarti gigi tersebut celahnya telah lumayan parah," imbuhnya. Bisa juga ngilu terjadi sebab abrasi pada gusi dampak tutorial sikat gigi yang salah.


Sedangkan menurut drg Harry Ardiyanto, SpKG, semacam ditulis harianehalth sebelumnya, gigi yang telah bercelah hingga ke saraf gigi pastinya tidak bisa diobati dengan hanya diperbuat penambalan biasa. Faktor itu dikarenakan sistem saraf gigi ini telah terinfeksi hingga ke tahap akarnya.

Dokter gigi yang baik umumnya bakal mengusulkan untuk mempertahankan gigi itu terlebih dahulu yaitu dengan perawatan saluran akar gigi (root canal treatment). Perawatan ini bakal lebih menambah nilai nasib pasien, sebab tetap bisa memakai gigi aslinya untuk makan dibandingkan memakai gigi palsu apabila giginya yang sakit tersebut dicabut.




Sumber : harianhelath

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger