Home » , , , , , , , , , , , » Gerindra: Istilah Persekusi Terlalu Berlebihan dan Diseramkan

Gerindra: Istilah Persekusi Terlalu Berlebihan dan Diseramkan

Written By admin on Rabu, 07 Juni 2017 | Juni 07, 2017


harian365.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku tak setuju dengan pemakaian istilah persekusi alias perburuan sekelompok orang yang terjadi akhir-akhir ini. Dasco mekualitas istilah persekusi terlalu berlebihan.

"Kalau kami menganggap bahwa apa yang disampaikan Kapolri itu kan terlalu berlebihan. Istilah persekusi itu juga terlalu seram," kata Dasco saat dihubungi, Selasa (6/7/2017) malam.

Dasco berkata, menurut Kamus Bahasa Indonesia serta juga dunia internasional, persekusi rutin dikaitkan dengan soal ras, sikap politik, maupun asal-usul seseorang. Sementara yang terjadi di Indonesia merupakan sebab lakukanan pelaku tersebut, bukan sebab agama, asal-usul, maupun sikap politik. 

"Nah ini ini kan dapat diperlakukan hukum sesuai KUHP. Istilah persekusi itu jangan terlalu diseram-seramkan, kami kan ini kini bagaimana merajut persatuan, jangan kemudian persekusi-persekusi dong, kami kan Pancalais," ujarnya.


Sebab itu, kata Dasco, istilah persekusi yang berlebihan serta diseram-seramkan itu tak baik untuk iklim di Indonesia. Yang penting, lanjutnya, bagaimana polisi dapat bersikap tegas.

"Yang penting bagaimana polisi dapat tegas, setiap terjadi semacam itu baik dari pihak mana yang melakukan, dilakukan perbuatan tegas. Kalau begitu, semua takut, dari pihak mana pihak mana tak bakal melakukan itu," tururnya. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger