Home » , , , , , , , , , » Dicari! Orang yang Mau Terinfeksi Bakteri Pertusis dan Dibayar Rp 60 Juta

Dicari! Orang yang Mau Terinfeksi Bakteri Pertusis dan Dibayar Rp 60 Juta

Written By admin on Selasa, 20 Juni 2017 | Juni 20, 2017


harian365.com - Demi nama ilmu pengetahuan, sekelompok peneliti dari Southampton University sedang mencari orang-orang sehat yang rela terinfeksi dengan bakteri pertusis alias juga dikenal batuk rejan. Para peneliti menyiapkan kompensasi uang kurang lebih Rp 60 juta bagi siapa saja yang mau.

Pemimpin studi Prof Robert Read berbicara ia bersama tim meperbuat eksperimen ini sebab ingin tahu mengapa ada orang yang bisa kebal kepada pertusis. Beberapa dari relawan kemungkinan bakal jatuh sakit, tetapi diperkirakan bakal ada juga yang kebal walau tidak sempat diimunisasi serta kebal tapi tetap bisa menyebarkan bakterinya ke orang lain (silent carrier).

Pertusis sendiri merupakan penyakit yang dikarenakan oleh bakteri Bordetella pertussis. Pada orang dewasa infeksi pertusis bisa menyebabkan gejala batuk yang berawet hingga berbulan-bulan. Sementara pada anak infeksi bisa lebih berbahaya menyebabkan kematian sebab anak bisa tersedak kesusahan bernapas.

"Kami ingin tahu apa yang begitu spesial dari orang-orang (yang imun -red) ini. Serta mengapa kami tidak bisa membikin orang-orang menjadi silent carrier," kata Prof Robert semacam dikutip dari BBC, Selasa (20/6/2017).


Nantinya para relawan yang bersedia terinfeksi bakal dipindahkan ke tempat isolasi khusus selagi 17 hari. Tiap relawan bakal mempunyai ruang privatnya sendiri yang mempunyai fasilitas lengkap mulai dari jalan masuk kamar mandi, ruang rekreasi, camilan, hingga jalan masuk ke beberapa tipe makanan serta minuman.

Tim dokter bakal mengamati kondisi mengambil sampel lendir para relawan dengan cara selalu. "Hal ini mungkin bakal sedikit terasa tidak enjoy, tapi sewajibnya tidak bakal menyakitkan alias berisiko untuk Anda," tulis peneliti dalam surat pendaftaran relawan.

Prof Robert berbicara eksperimen telah dipikirkan dengan matang jadi aman serta tetap etis. Setiap relawan pada akhir studi bakal diberi antibiotik hingga sangatlah bersih dari bakteri serta bisa berhenti menyerah di tengah-tengah eksperimen bila ingin.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger