Home » , , , , , , , , , , » Beda Stadium Kanker, Beda Pula Dosis Kemoterapinya

Beda Stadium Kanker, Beda Pula Dosis Kemoterapinya

Written By admin on Rabu, 14 Juni 2017 | Juni 14, 2017


harian365.com - Pemberian kemoterapi sebagai pengobatan bagi pasien kanker tidak melulu sama. Beda stadium kanker, beda pula dosis serta aturan kemoterapinya.

Demikian disampaikan oleh DR dr Nugroho Prayogo, SpPD-KHOM dari RS Kanker Dharmais, dalam temu media Kalbe yang diadakan di Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2017). Menurut dr Nugroho, diperlukan pertimbangan khusus dalam menentukan pemberian kemoterapi pada pasien kanker.

pada pasien dengan kanker. Mekanisme kerja kemoterapi itu sendiri merupakan dengan menghancurkan sel serta merusak DNA-nya," ucap dr Nugroho dalam temu media Kalbe di Jakarta Selatan, Selasa (13/6/2017).

Mesikipun identik dengan kanker, dr Nugroho membahas ternyata tidak melulu semua pasien dengan kanker harus kemoterapi semakin-menerus. 

Pada kanker stadium dini, yakni stadium 1 serta 2, terapi sistemik dalam faktor ini kemoterapi bisa mencegah terjadinya kekambuhan serta penyebaran ke organ lain. Kanker disebut stadium dini apabila ukuran tumornya tidak lebih dari 5 cm serta penyebaran di kelenjar getah beningnya tetap terbatas.

Baca juga: Ingin Deteksi Kanker Serviks, Berapa Anggaran Pap Smear serta IVA? Cek di Sini
https://health.detik.com/read/2017/06/12/145408/3527886/763/ingin-deteksi-kanker-serviks-berapa-biaya-pap-smear-dan-iva-cek-di-sini?l992203755

Dalam fase tersebut, pemberian kemoterapi tetap bersifat belum harus serta boleh diberbagi apabila terbukti diperlukan. Pastinya atas pertimbangan dari kondisi pasien itu sendiri.


Sementara itu, pada pasien kanker stadium lokal lanjut (stadium 3), pemberian kemoterapi bisa diperbuat sebelum operasi. Kemoterapi di fase ini disebut bisa mengecilkan ukuran tumor. Dengan begitu, diinginkan operasi bakal lebih mudah dijalankan. 

Pada pasien kanker stadium lanjut alias stadium 4, pasien biasanya telah mengalami metastasis alias penyebaran sel kanker. Dampaknya, sel kanker telah menyebar ke organ lain. Pada bagianan ini, dr Nugroho membahas kemoterapi bisa menghancurkan sel kanker yang tumbuh di organ lain tersebut, jadi sifatnya butuh.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger