Home » , , , , , , , , , , » Banyak Duduk Bikin Pekerja Kantoran Lebih 'Jompo' Dibanding Lansia

Banyak Duduk Bikin Pekerja Kantoran Lebih 'Jompo' Dibanding Lansia

Written By admin on Rabu, 28 Juni 2017 | Juni 28, 2017


harian365.com - Gaya nasib sedentari alias tak lebih gerak terkadang bukan semata-mata soal opsi, tak sedikit yang terpaksa meperbuatnya sebab tuntutan pekerjaan. Contohnya para pekerja kantoran, yang terpaksa sehingga 'jompo' di usia muda.

Sebuah penelitian di University of Edinburgh membuktikan, para pekerja kantoran di usia produktif cenderung lebih tak sedikit duduk dibanding para lansia di usia 75 tahun ke atas. Selisih reratanya bahkan mencapai 45 menit. Demikian dikutip dari Dailymail.

Temuan ini mengingatkan kembali bahwa gaya nasib sedentari sangatlah sudah menjadi ancaman. Tak lebih gerak, ditambah dengan pola makan yang tak sehat, adalah hal risiko beberapa penyakit mematikan.


Tidak lebih gerak menyebabkan penumpukan lemak lebih tak sedikit di dalam tubuh. Kadar lemak yang tinggi di dalam darah dapat memicu penyumbatan, yang dapat memicu stroke serta serangan jantung. Sedangkan penumpukan lemak dalam hati, dapat mengganggu sistem metabolisme serta memicu diabetes alias kencing manis.

Berbagai ahli bahkan menyebut tak lebih gerak sebagai 'the new smoking' sebab efeknya tak kalah bahaya dibanding nikotin. Organisasi kesehatan dunia WHO mengusulkan aktivitas fisik minimal 150 menit dalam sepekan dengan intensitas sedang.





Sumber : harianhealth


Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger