Home » , , , , , , » Arab Saudi Cs Putus Hubungan dengan Qatar Dikarenakan Terorisme

Arab Saudi Cs Putus Hubungan dengan Qatar Dikarenakan Terorisme

Written By admin on Senin, 05 Juni 2017 | Juni 05, 2017


harian365.com - Negara-negara Teluk Arab beramai-ramai memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Alasannya, mereka sepakat bahwa Qatar mendukung terorisme dan ekstremisme. Pemutusan hubungan pertama kali diumumkan oleh pemerintah Arab Saudi yang langsung diikuti oleh negara-negara Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab. Langkah serentak Arab Saudi cs ini diambil seiring tudingan negara-negara Arab bahwa Qatar mendukung acara Iran, yang adalah rival mutlak Saudi cs.

Dalam statemen yang dihadirkan kantor kabar resmi Saudi, SPA, pemerintah Saudi menuding Qatar mendukung kelompok-kelompok militan dan menyebarkan ideologi keras mereka, yang tampaknya mengacu ke media berpengaruh al-Jazeera milik pemerintah Qatar.

"Qatar mendukung tak sedikit teroris dan kelompok-kelompok sektarian yang berfungsi merusak stabilitas di wilayah, tergolong Ikhwanul Muslimin, ISIS dan al-Qaeda, dan mempromosikan pesan-pesan dan skema kelompok-kelompok ini lewat media mereka dengan cara semakin-menerus," demikian pernyataan SPA semacam dilansir kantor kabar Reuters, Senin (5/6/2017).


Disebutkan SPA, Qatar juga mendukung para militan yang didukung Iran di wilayahnya yang sebagian besar dihuni warga Syiah, Qatif serta di Bahrain. 

Senada dengan itu, pemerintah Mesir menyebutkan bahwa kebijakan Qatar "mengancam keamanan nasional Arab serta menebar bibit-bibit perselisihan serta perpecahan dalam masyarakat Arab sesuai rencana yang disengaja, yang diarahkan ke persatuan serta kepentingan negara-negara Arab," demikian statamen kantor kabar resmi Mesir.

Pemerintah Qatar seusai sejak lama menghadapi tudingan sebagai negara pendukung teror. Negara itu juga sudah dikritik sebab dukungannya pada kelompok-kelompok pemberontak yang memerangi rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Sejumlah warga Qatar juga sudah mendapat sanksi oleh Departemen Keuangan AS sebab aktivitas mendanai teror.


Berbagai pekan terbaru, dalam postingan-postingan yang dimuai di media Amerika, Qatar sudah dituduh mendanai teror. Negara itu juga dikritik sebab memberbagi perlindungan bagi mantan kepala gerakan Hamas, Khaled Meshaal, yang awal bulan ini memakai basisnya di Doha untuk meluncurkan dokumen kebijakan barunya. Semacam diketahui, Meshaal sudah berbagai tahun ini mengasingkan diri di Doha, Qatar.

Menurut kantor kabar AFP, kelompok militan Taliban Afghanistan membuka suatu  kantor di Doha pada tahun 2013. Sejauh ini belum ada tasumsi dari pemerintah Qatar terkait pemutusan hubungan diplomatik ini. 

Qatar yang bakal menjadi baginda rumah Piala Dunia sepakbola pada tahun 2022, adalah salah satu anak buah koalisi internasional ceo Amerika Serikat dalam memerangi kelompok ISIS. Di negara itu juga tersedia pangkalan udara Al-Udeid, tempat di mana AS meperbuat semua operasi udara koalisi untuk wilayah tersebut.




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger