Home » , , , , , , , , , , , , , » Apakah Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Cegah Kanker Serviks?

Apakah Konsumsi Makanan Tertentu Bisa Cegah Kanker Serviks?

Written By admin on Minggu, 11 Juni 2017 | Juni 11, 2017


harian365.com - Meninggalnya Julia Perez (10/6) sebab kanker serviks membikin penyakit ini kembali dibicarakan. Adakah makanan yang cocok untuk cegah kanker ini? 

Menurut pemkabaran kfyrtv.com (5/1), kanker serviks adalah tipe kanker paling tak sedikit ketiga yang menimpa wanita. Kanker menyerang lewat human papillomavirus (HPV) yang menginfeksi sel dalam serviks. Merubah struktur DNA dari sel tersebut serta membikinnya sehingga kanker. 

Menurut postingan review yang dipublikasikan dalam "Nutrition Journal" pada Oktober 2004, kurang lebih 30-40 persen kanker dapat dicegah dengan diet serta perubahan gaya nasib. Livestrong memamparkan berbagai fakta tentang kaitan makanan serta pencegahan risiko kanker serviks.


Sayuran serta buah mungkin berguna mengurangi risiko kanker serviks, menurut suatu  postingan review yang dipublikasikan dalam "Journal of Postgraduate Medicine" tahun 2003. Postingan "Nutrition Journal" Oktober 2004 mencatat bahwa sayuran cruciferous serta allium semacam brokoli, bawang putih serta bawang bombay mungkin menolong menurunkan risiko kanker dengan cara keseluruhan.

Tapi tak semua penelitian sepakat. Suatu  penelitian yang dipublikasikan pada Juli 2011 dalam "International Journal of Cancer" menemukan asosiasi yang signifikan hanya untuk peningkatan asupan buah, bukan sayuran. Namun mereka menyebut butuhnya studi lebih besar untuk mengkonfirmasi efek ini. Adapun teh hijau disebut berguna untuk menurunkan risiko kanker serviks, menurut suatu  penelitian yang diterbitkan dalam "Asian Pacific Journal of Cancer Prevention" tahun 2012.



Sebuah studi dipublikasikan dalam "Nutrition and Cancer" tahun 2008 menemukan bahwa orang yang pola makannya tinggi folat, lutein, alfa karoten, beta karoten, vitamin C, vitamin E, vitamin A serta serat turun 40-60 persen risiko kanker serviks dibandingkan orang yang rendah konsumsi nutrisi tersebut.

Sementara postingan review dalam "International Journal of Cancer" menyebut kalau cryptoxanthin, lutein, zeaxanthin, lycopene serta folate juga berguna mengurangi risiko kanker serviks. Walau penelitian lebih besar dianjurkan untuk memverifikasi hasil ini.


Postingan "Nutrition Journal" tahun 2004 merekomendasikan pembatasan makanan tinggi gula alias terbuat dari tepung rafinasi, begitu juga daging merah. Mereka juga menyebut bahwa terlalu tak sedikit konsumsi lemak omega-6 serta tak lumayan lemak omega-3 dapat menambah risiko kanker.

Lemak omega-6 ditemukan pada tak sedikit minyak sayur, sedangkan lemak omega-3 berasal dari makanan semacam ikan berlemak serta flaxseed. Sebab obesitas juga sehingga hal berisiko bagi tipe kanker tertentu, maka pembatasan makanan tinggi lemak dapat menolong tak lebihi risiko kanker.






Sumber : harianfoof

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger