Home » , , , , , , , , , » Orang-orang Dewasa yang Minum ASI untuk Kesehatan

Orang-orang Dewasa yang Minum ASI untuk Kesehatan

Written By admin on Selasa, 23 Mei 2017 | Mei 23, 2017


harian365.com - ASI (air susu ibu) lazimnya dikonsumsi bayi maupun balita. Tetapi pada permasalahan tertentu, ASI dikegunaaankan oleh orang dewasa untuk menjaga kesehatannya. Berbagai di antaranya merupakan pasien kanker.

Benarkah ASI mempunyai kegunaaan sedahsyat itu? Setidaknya dengar dulu kisah orang-orang yang mengaku memperoleh kegunaaan nyata dari mengonsumsi ASI, semacam dirangkum harianhealth, Selasa (23/5/2017).



1. Helen Fitzsimmons

Berbagai tahun lalu, nama Helen dikenal luas sebab memberbagi ASI terhadap sang ayah yang mengalami kanker prostat. Dalam sehari, ayah Helen mengonsumsi kurang lebih 59 mililiter.

Menurut keterangan dokter, kadar protein tertentu dalam tubuh sang ayah sebab kanker memang menurun sejak dia minum ASI dari Helen. "Saya ingin ia minum lebih tak sedikit sehingga saya minta kawan saya untuk menyumbangkan ASI-nya serta porsinya kita tambah menjadi 89 mililiter. Serta dokter berbicara proteinnya bertidak lebih drastis," paparnya.

Meski demikian, ayahnya masih meninggal di usia 72 tahun alias 16 bulan seusai pertama kali meminum ASI. Helen meyakini apabila ASI sudah memperpanjang umur sang ayah.



2. Fred Whitelaw

Di tahun 2015, Fred didiagnosis menderita kanker perut serta kanker itu kambuh lagi di bulan April 2017 silam. Ia kemudian diberi minum ASI oleh putrinya, Jill Turner. Jill mengaku membaca postingan mengenai kandungan ASI yang bisa membunuh sel-sel kanker.

Setiap hari Jill memerah ASI untuk kebutuhan anaknya. Baru kemudian sisanya diberbagi pada ayahnya. ASI-nya ditaruh dalam botol-botol serta disimpan dalam kulkas khusus yang dibeli oleh ibunya. Tidak hanya diminum langsung, kadangkala Fred meminum ASI tersebut dengan mencampurkannya ke dalam kopi. 

Tak hanya oleh sang ayah, ASI Jill juga diminum suaminya untuk menyembuhkan eksim yang dideritanya.



3. Susan O'Brien

Saat sedang jogging, sebuahketika Susan tersesat di sebuah hutan di Wellington, Selandia Baru. Sebab tidak kunjung kembali, otoritas setempat pun meperbuat proses pencarian. 24 Jam kemudian Susan ditemukan.

Luar biasanya, terhadap wartawan Susan mengaku bersi kukuh nasib dengan meminum ASI-nya sendiri. "Saya menyusui bayi saya, sehingga saya tentu punya sedikit susu, yang saya kira itu dapat menolong saya tetap bersi kukuh," tuturnya.

Tetapi saat itu Susan selain mencoba bersi kukuh nasib dengan ASI. Kebetulan ia juga tetap mempunyai dua liter air serta sebuah energy bar.



4. Tren minum ASI dari sumbernya

Tren meminum ASI langsung dari asalnya ini terkenal di China. Mereka biasa disebut sebagai wet nurse, yang awalnya hanya memberbagi jasa menyusui untuk bayi-bayi dengan bunda yang mengalami persoalan laktasi. 

"Klien bisa memilih apakah ia ingin mengonsumsi langsung dari payudara alias lewat botol pompa apabila tak enjoy minum langsung," ucap salah satu penyedia jasa wet nurse.

Biaya yang dipatok untuk menyewa jasa wet nurse ini juga tak terjangkau. Rata-rata penyewa bayar kurang lebih Rp 28 juta untuk itu, serta biasanya wet nurse bakal tinggal di rumah si penyewa selagi kemarin hari.



5. Produk olahan ASI

Lain di China, lain pula di AS. Di Negeri Paman Sam, ASI diolah menjadi suplemen khusus, utamanya bagi mereka yang sedang bodybuilding atau membentuk otot tubuhnya. 

ASI yang tak sedikit dicari oleh pria dewasa tersebut dihargai 2 dollar AS atau kurang lebih Rp 23.000 untuk tiap 30 mililiter ASI, tergantung dari nilai dan kesegarannya. Biasanya, pria-pria ini membeli ASI sampai 1,5 liter.

Padahal tak sedikit ahli menganggap ASI belum memang berguna bagi orang dewasa. Salah satunya diungkapkan praktisi nasib sehat, dr Phaidon L Toruan. Klaim bahwa ASI dapat menjadi sumber energi dan protein bagi binaragawan dianggap 'abal-abal' atau tak ada dasarnya. Karena penambahan massa otot bukan hanya ditentukan oleh konsumsi susu, melainkan oleh tak sedikit hal semacam intensitas latihan, teknik latihan, dan asupan makanan yang sehat sekaligus lengkap.


Selain sebagai suplemen, sejumlah makanan olahan dari ASI juga diperkenalkan suatu  restoran di London yang menyediakan es krim dari ASI. Di tempat lain, seorang bunda dari Inggris juga memakai ASI-nya sebagai bahan masakan, salah satunya lasagna. Di New York, ada seorang seniman yang membikin keju dari bahan dasar ASI.

Luar biasanya, di China, ada juga sabun yang diklaim terbuat dari ASI sebab dianggap bisa memutihkan serta melindungi kulit. Iklan sabun seperti ini bahkan dilaporkan bertebaran di suatu  website belanja daring di China, taobao.com.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger