Home » , , , , , , , , » KKP: Bukan Cumi, Bangkai Hewan Raksasa di Maluku Ternyata Paus

KKP: Bukan Cumi, Bangkai Hewan Raksasa di Maluku Ternyata Paus

Written By admin on Kamis, 11 Mei 2017 | Mei 11, 2017


harian365.com - Bangkai fauna raksasa yang ditemukan di Laut Maluku, cocoknya di pesisir Pantai Dusun Hulung, Desa Luhu, Kabupaten Seram Tahap Barat (SBB), Maluku, pernah dikira sebagai cumi raksasa. Pihak Kementerian Kelautan serta Perikanan (KKP) Kabupaten Seram Tahap Barat, Nasrun mengidentifikasi bangkai fauna raksasa itu sebagai paus.

"Saya identifikasi dari gambar itu paus, tipe sperm whale. Info nelayan ngotot itu cumi-cumi," kata Nasrun saat berbincang, Rabu (10/5/2017) malam.

Nasrun menyebut info penemuan bangkai itu diterimanya dari nelayan kurang lebih pukul 16.00 WIT. Nasrun menyebut bangkai itu milik paus sebab tak menonton ventral grooves alias lipatan pada rahang bawah semacam pada baleen whale. 

"Hal ini yang dapat bedakan bangkai super busuknya baleen whale serta sperm whale, sebab keduanya cenderung 'gemuk' saat telah sangat membusuk serta besar sekali bangkainya. Sperm whale, sebusuk apapun dirinya nggak bakal ditemukan lipatan kayak di bangkai baleen," jelasnya.


Nasrun pun memperkirakan bangkai itu telah membusuk 7-10 hari. Dirinya meningkatkankan faktor yang membikinnya yakin merupakan identifikasi dari tahap tenggorokan paus tersebut.

"Kalau dilihat dari panjang 22 meter besar sekali. Sehingga sperm whale itu kalau membusuk, ususnya bakal keluar melewati tahap tenggorokan bawah mulut yang bergaris-garis kayak buah labu, sehingga melengkung-lengkung," bebernya.

"Kalau dirinya mati, telah membusuk berbagai minggu bakal terlepas, sehingga seperti tentakel cumi memanjang-manjang," sambung Nasrun.


Nasrun meningkatkankan perairan Laut Banda serta Maluku adalah kawasan yang dilewati paus saat bermigrasi ke laut Pasifik. Dirinya juga sempat menonton semburan air dengan tinggi 10 meter dari perairan.

"Kalau berat dapat diestimasikan dari panjang. Dirinya jenisnya di sana laut dalam, perairan Laut Banda, perairan Laut Maluku sangat potensial kalau ada paus. Itu terbukti koridornya, jalur transportasinya dari Laut Pasifik ke utara Pasifik," ujar Nasrun.


Untuk memastikan bangkai fauna tersebut, kali ini KKP bakal mengidentifikasi langsung ke lapangan. Bangkai fauna itu pun telah dipengungsian Polsek Huamual di tepi pantai.






Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger