Home » , , , , , , , , » Jokowi Marah-marah ke Menteri dengan Laporan Keuangan Disclaimer

Jokowi Marah-marah ke Menteri dengan Laporan Keuangan Disclaimer

Written By admin on Selasa, 23 Mei 2017 | Mei 23, 2017


harian365.com - Perasaan campur aduk Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah tak bisa tertahan lagi pada saat memberi tau sambutan di agenda penerimaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2016 di Istana Kepresidenan, Bogor. Awalnya bahagia, tetapi kemudian meluapkan kemarahan.

Jokowi bahagia mendengar bahwa laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas LKPP tahun 2016 mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Tadi juga telah disampaikan, 84% dari Kementrian serta lembaga memperoleh WTP. Sisanya ada yang WDP ada yang disclaimer," kata Jokowi disambut tepuk tangan.


Dari 84 Kementerian serta Lembaga (K/L) yang diperiksa, tersedia 73 Laporan Keuangan Kementerian Lemaga (LKKL) yang mendapat predikat WTP, serta 1 Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) mendapat WTP.

Sedangkan yang mendapat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) setidak sedikit 8 LKKL atau 9%, yaitu pada Kemenhan, Kemen LHK, Kementerian Perempuan serta Perlindungan Anak, BKKBN, KPU, Badan Info Geopasial, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, serta LPP RRI.

Sedangkan yang Tak Menyebutkan Pendapat setidak sedikit 6% LKKL atau 7%, yaitu pada Kementerian KKP, Komnasham, Kemenpora, LPP TVRI, Bakala, serta Badan Ekonomi Kreatif.

Khusus pada saat mengulas soal LKKL yang predikatnya disclaimer, raut wajah orang nomor satu di Indonesia ini tak sama. Jokowi marah lantaran tetap ada K/L yang disclaimer. Bahkan sejumlah menteri, semacam Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan cara khusyuk mendengarkan ucapan Presiden Jokowi.

"Yang sisanya ini saya titip Kementerian serta Lembaga segera dibentuk task force supaya ke depan ini menjadi keharusan sebenarnya ini sehingga faktor yang biasa bisa WTP, sebab itu keharusan kami dalam pemakaian uang rakyat, uang negara itu dikelola dengan baik," kata Jokowi.


Selanjutnya, Jokowi juga menyebutkan setidak sedikit dua kali nama-nama K/L yang memperoleh predikat Tak Memberi tau Pendapat (TMP) atau disclaimer pada saat sambutannya.

"Coba ditampilkan lagi tadi disclaimer tadi. Kami kini harus urus hal-hal semacam ini. Biar semuanya ngerti mana yang WTP, mana yang WDP, mana yang di-disclaimer. Saya ulangi. Kementerian Kelautan serta Perikanan, Komnas HAM, Kementerian Pemuda serta Olahraga. TVRI, Bakamla, Badan Ekonomi Kreatif. Ini 6 Kementerian atau Lembaga," tegas Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi juga mengingatkan terhadap K/L yang mendapat predikat Wajar Dengar Pengecualian (WDP) untuk menambah nilai laporan keuangannya di tahun yang mendatang. Dirinya menargetkan, seluruh K/L yang mendapat WDP untuk menjadi WTP di LKKP tahun 2017.

"Kementerian Pertahanan, Kementerian Lingkungan Nasib serta Kehutanan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan serta Perlindungan Anak, BKKBN, KPU, Badan Info Geospasial, Lembaga Penyediaan Barang serta Jasa pemerintah, RRI. Sasaran tahun depan semuanya WTP. Jangan ada yang disclaimer, WDP saja enggak boleh, ini udah keharusan kami untuk mengelola keuangan Kementerian, keuangan lembaga, serta keuangan rakyat," kata Jokowi dengan tegas. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger