Home » , , , , , , , , , » Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Berpuasa

Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes Saat Berpuasa

Written By admin on Selasa, 30 Mei 2017 | Mei 30, 2017


harian365.com - Diabetes merupakan salah satu penyakit serius yang menyumbang angka kematian paling atas di Indonesia. Penyakit ini ditandai dengan tubuh yang tak memproduksi insulin (hormon pengendali gula darah) alias insulin dalam tubuh tak bekerja dengan baik.

Di Amerika Serikat, pasien diabetes dengan angka HbA1c di atas 7 tak diperkenankan puasa, sebab lebih berisiko untuk terkena hipoglikemia (kadar gula rendah).

Hal yang beda berlaku di Indonesia, di mana pasien diabetes dengan tingkat gula darah tinggi pun masih diperbolehkan menjalankan ibadah puasa. Bagaimana supaya puasa masih lancar?

"Hati-hati minumnya wajib cukup, serta tanyakan dokter obatnya diganti ke arah mana alias insulinnya ditidak lebihi berapa," tegas dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD usai temu media di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, baru-baru ini.


Saat pasien diabetes yang berpuasa kemudian merasa lapar serta berkeringat dingin, segera pantau kadar gula dalam tubuh. Karena dapat sehingga itu adalah gejala hipoglikemia.

"Kalau laparnya menarik serta ada keringat dingin, wah hipo-nya telah gawat, cek gula darahnya, lalu berhenti puasa," jelas dr Roy.

Kadar gula darah normal berkisar antara 70-130 mg/dL. Apabila kadar gula darah berada di bawah angka 70 mg/dL, tandanya Kamu mengalami hipoglikemia. Segera batalkan puasa serta konsumsi makanan yang tinggi protein serta air.

"Tentunya wajib sahur, cari makanan yang agak lama tinggal di dalam perut agar kami tak cepat turun gula darahnya, makan makanan yang tak sedikit airnya waktu sahur alias berbuka", pungkasnya.




Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger