Home » , , , , , , , , » Demokrat Tak Mau Cabut Laporan Terhadap Antasari Azhar

Demokrat Tak Mau Cabut Laporan Terhadap Antasari Azhar

Written By admin on Sabtu, 20 Mei 2017 | Mei 20, 2017


harian365.com - Polisi menyebutkan laporan Antasari Azhar soal sangkaan palsu mungkin tidak dapat naik ke penyidikan. Meski demikian, Partai Demokrat yang mengabarkan balik Antasari atas dugaan pencemaran baik tidak bakal mencabut laporan.

"Belum pasti dengan adanya penolakan permasalahan dari penyelidikan ke penyidikan itu kemudian dibatalkan (laporan kita), tidak. Sebab laporan balik itu sebab adanya statement Pak Antasari di luar itu," tutur Wakil Katua Umum Partai Demokrat Roy Suryo usai menjadi narasumber agenda Polemik di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2017).

Sementara itu tentang perkembangan terbaru pelaporan partainya, Roy belum tahu. Ia hanya menegaskan bahwa laporan atas pencemaran nama baik kepada Antasari serta laporan Antasari sendiri yang belum dapat naik ke penyidikan tak saling berkaitan.

"Saya tak lebih tahu. Intinya itu tahap terpisah dari yang kemarin ada," tutur Roy.

Roy menyayangkan pernyataan Antasari yang mendiskreditkan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Roy mekualitas saat itu Antasari kemungkinan mendapat pengaruh.

"Kami sayangkan Pak Antasari yang wajibnya mungkin keluar menjalani tahanannya kemudian mandeg manditho ratu, artinya berdiam diri kemudian berpikir bijaksana dengan ber-khalwat (menyepi), malah kemudian terseret, semacam kawan politik tertentu, datang ke debat pilkada, kemudian konferensi pers, serta inilah, saya hinggakan Tuhan YME tak sempat tidur. Sehingga ketika laporan beliau disetop ya terbukti tak ada novum, bukti baru," ucap Roy.


Proses hukum masih wajib berlangsung. Sebab setiap perbuatan ada konsekuensi.

"Secara pribadi kita semua bersimpati (atas yang menimpa Antasari). Tapi dengan cara hukum wajib ada konsekuensi," pungkasnya.

Semacam diketahui, pada 14 Februari lalu Antasari sempat menggelar konferensi pers yang menuduh Susilo Bambang Yudhoyono sebagai inisiator kriminalisasi kepada permasalahannya. Sebagai reaksi, perwakilan Partai Demokrat kemudian mengabarkan Antasari ke Bareskrim Polri. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger