Home » , , , , , , , , , , » 6 Tips Sahur Agar Puasa Hari Pertama Lancar

6 Tips Sahur Agar Puasa Hari Pertama Lancar

Written By admin on Sabtu, 27 Mei 2017 | Mei 27, 2017


harian365.com - Apakah Kamu sedang bersiap makan sahur? Supaya puasa hari pertama serta sesemakinnya lancar, ada berbagai faktor yang dapat diperbuat ketika sahur. Ya, apa yang Kamu perbuat saat sahur tentunya berpengaruh pada kondisi tubuh selagi seharian berpuasa.

Semacam dirangkum harianhealth, berikut ini hal-hal yang dapat Kamu perbuat di kala sahur supaya puasa, utamanya esok hari yang adalah puasa hari pertama, dapat berlangsung lancar. Apa saja?



1. Sahur jelang waktu imsak

Ahli gizi Rita Ramayulis DCN, MKes berbicara makan sahur dianjurkan menjelang imsak. Ya, meskipun ini tergantung juga dari kebiasaan makan masing-masing orang. Hanya saja, sahur yang terlalu cepat bakal menurunkan stamina saat berpuasa.

Apabila seseorang makan sahur terlalu cepat, kata Rita otomatis ia bakal menahan lapar serta haus lebih dari 14 jam. Nah, kebiasaan ini justru berisiko membikin tubuh makin lama tak mendapat suplai energi serta zat gizi. Dampaknya, tubuh seseorang dapat sehingga lemas sebab tak ada pemenuhan energi yang cukup.

"Dampaknya stamina pun menurun. Makan sahur mendekati waktu imsak bakal lebih baik sebab tubuh bakal mendapat cadangan energi lebih tak sedikit. Sehingga, saat menjalani aktivitas seharian tubuh pun lebih 'siap' serta berstamina," kata Rita.



2. Hindari minuman yang bersifat diuretik

Saat sahur, baiknya hindari minuman yang bersifat diuretik semacam kopi alias teh kental. Karena minuman ini dapat membikin seseorang lebih mudah buang air kecil jadi bukan tidak mungkin cairan di tubuh pun cepat bertidak lebih.

Apabila ingin membikin teh, setiap 200 cc air gunakan satu sdm gula pasir datar. Ketika mencelupkan teh serta dirasa warnanya telah berubah pun segera angkat teh celup supaya tidak terlalu kental. Rita berkata, minuman ringan serta bersoda pun baiknya dihindari.



3. Atur menu sahurnya yuk

Baiknya sediakan menu sahur yang mengandung indeks glikemik (IG) rendah, tinggi protein, dan rendah lemak. Makanan dengan IG rendah dapat mensuplai energi dengan cara lamban tapi semakin menerus. Sementara makanan IG tinggi cepat memberi energi yang besar tapi tak dapat berawet.

Makanan rendah indeks glikemik contohnya karbohidrat berserat semacam nasi merah dan kombinasi nasi putih dan merah alias roti gandum.

Sementara, makanan tinggi protein bakal lebih lama dicerna di lambung yakni dalam waktu 3-4 jam jadi dapat membikin seseorang kenyang lebih lama. Nah, berbagai makanan yang mengandung protein lemak rendah merupakan putih telur, ikan, tempe, tahu, ayam tanpa kulit, dan daging tanpa lemak.

Jangan lupa hindari pula makanan dengan lemak tinggi sebab susah dicerna. Apabila mengonsumsi makanan yang susah dicerna, seusai sahur organ tubuh justru sibuk memetabolisme makanan saat sahur. Sehingga, energi yang dibutuhkan bertambah, tenaga pun bertidak lebih dan mengdampakkan tubuh lemas.



4. Boleh tidur seusai sahur supaya tubuh tak lemas, tapi ini syaratnya

dr Andreas Prasadja RPSGT berbicara demi mencukupi keperluan tidur, dibolehkan setelah sahur untuk tidur namun dengan catatan posisi kepala wajib lebih tinggi, semacam orang setengah duduk. Karena, tak jarangkali terjadi ketika seseorang tidur setelah makan sahur, ia bakal muntah.

"Nah itu biasa terjadi kalau seseorang mengalami GERD dampak naiknya asam lambung. Kondisi ini lebih tak jarang terjadi pada orang yang mempunyai sleep apnea alias gangguan tidur semacam ngorok," terang dr Ade, begitu ia bersahabat disapa.



5. Tetap olahraga

dr Michael Triangto, SpKO dari RS Mitra Kemayoran berbicara untuk menjaga kesehatan selagi berpuasa, olahraga baiknya diperbuat selepas sahur. Daripada tidur, kata dr Michael lebih baik perbuat olahraga yang ringan semacam bersepeda alias lari santai.

"Mengapa wajib pagi hari? Sebab udara tetap dingin, maka keringat yang dikeluarkan tak bakal tak sedikit, jadi yang bersangkutan bakal terhindar dari risiko dehidrasi," ucap dr Michael.



6. Jangan lupa makan buah serta sayur

Rita membicarakan selagi berpuasa dianjurkan sekali memilih asupan yang tak sedikit mengandung air. Apabila hendak memilih buah, pilihlah yang tak sedikit airnya semacam melon serta semangka, jangan buah salak umpama.

"Kalau masak sayur jangan dibikin lalapan alias tumis. Buat sayur yang berkuah. Dengan begitu, diinginkan keperluan cairan minimal dua liter dapat terpenuhi meskipun waktu yang terdapat terbatas. Apalagi di malam hari, waktu untuk makan serta minum terpotong untuk tidur," kata Rita.

"Itu salah satu upaya menaikkan asupan cairan kami sebab hanya air putih saja kami penuhi dua liter itu nggak terlalu enjoy di badan serta kami kan nggak terlalu dapat menghabiskan air setidak sedikit itu dalam waktu dekat," tambah wanita yang juga membimbing di jurusan Gizi Poltekkes II Jakarta ini.

Apabila bosan dengan buah segar, ada pilihan lain yakni mengolah buah segar menjadi jus jadi ada tambahan air di dalamnya.






Sumber : harianhealth

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger