Home » , , , , , , , , » Sing Menang Ojo Umuk, Sing Kalah Ojo Ngamuk

Sing Menang Ojo Umuk, Sing Kalah Ojo Ngamuk

Written By admin on Rabu, 19 April 2017 | April 19, 2017


harian365.com - Pilgub DKI putaran dua yang digelar kali ini bakal menentukan siapa pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan. Tak sedikit pihak berharap siapa pun yang menang di Pilgub DKI putaran dua itu tak bakal jumawa, pun yang kalah tak marah.

Wapres RI ke-11 Boediono mengutip suatu  pesan jelang Pilgub DKI putaran dua. Pesan itu dengan cara sederhana mengimbau supaya kedua kandidat bisa menerima apapun hasil Pilgub DKI, menang ataupun kalah.

"Kali ini saya teringat lagi pesan spanduk yang bijaksana itu: SING MENANG OJO UMUK, SING KALAH OJO NGAMUK (yang menang jangan arogan, yang kalah jangan marah)," demikian kata Boediono lewat twitternya, Selasa (18/4) kemarin.

Kali ini pesan yang sama di retweet oleh aktivis perempuan yang kini menjadi salah satu Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. Ia juga mengunggah pesan bijaksana itu di akun Facebooknya.

"Teringat kutipan kata-kata bijaksana yang pas untuk kali ini, sing menang ojo umuk, sing kalah ojo ngamuk," kata Jaleswari lewat akun Facebooknya, Rabu (19/4/2017).

Imbauan senada sebetulnya juga telah timbul dari Senayan. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan melontarkan pesan damai serupa. Intinya supaya pemenang maupun yang kalah di Pilgub DKI putaran dua ini wajiblah legowo.

"Kami berharap, mengimbau, sungguh pun ada para pendukung dari dua cagub, semuanya besok dalam pesta demokrasi memilih cagub DKI putaran dua bisa berlangsung aman serta tertib. Kami jaga bersama dari semua pihak, tergolong penyelenggara pemilu, KPUD DKI bekerja profesional serta adil, Bawaslu DKI bisa bertugas sebagai wasit, pengawas. Penyelenggara pemilu wajib netral juga," ucap Taufik saat dihubungi harianhot, Selasa (18/4/2017).


Waketum PAN ini menyadari dinamika politik di Pilgub DKI lumayan panas. Tetapi, kata Taufik, itu bukan menjadi argumen bagi semua pihak melupakan perdamaian bangsa. Para kandidat wajib menunjukkan sikap ksatria.

"Sebagai ceo DPR, kami hanya bisa mengimbau, siapa pun yang terpilih, yang menang pasti jangan jemawa, jangan euforia berlebihan. Bisa menang dengan sportif. Lalu yang kalah juga bisa legawa. Pasti sepanjang semua pihak, penyelenggara pemilu serta seluruh para pendukung, wajib melaksanakan ketertiban bersama-sama," tuturnya. 




Sumber : harianhot

Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger