Home » , , , , , , , , , , » 2 Purnawirawan Jenderal AS Dilantik Jadi Anggota Kabinet Trump

2 Purnawirawan Jenderal AS Dilantik Jadi Anggota Kabinet Trump

Written By admin on Sabtu, 21 Januari 2017 | Januari 21, 2017



Washington DC - Senat Amerika Serikat (AS) meloloskan dua anak buah pertama kabinet Presiden Donald Trump. Dua purnawirawan jenderal bintang empat dilantik menjadi Menteri Pertahanan serta Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, berbagai jam usai Trump dilantik.

Semacam dilansir Reuters, Sabtu (21/1/2017), voting Senat AS menunjukkan 98-1 suara meloloskan James Mattis sebagai Menhan AS yang baru. Sedangkan 88-11 suara meloloskan John Kelly sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri AS.

Kementerian Dalam Negeri AS bertanggung jawab menangkal terorisme dalam negeri, memperkuat perbatasan serta mencegah bencana. Trump mengaku bahagia sebab Mattis serta Kelly lolos menjadi menteri dalam kabinetnya.

"Saya menyerukan terhadap anak buah Senat untuk memenuhi keharusan konstitusional mereka serta dengan segera meloloskan calon anak buah kabinet saya yang lain, yang bernilai tinggi, supaya kami dapat bekerja mewakili rakyat AS tanpa penundaan panjang," ujar Trump. 

"Pemimpin-pemimpin bernilai ini bakal segera mengawali pekerjaan penting membangun kembali militer kita, mempertahankan negara kami serta mengamankan perbatasan," imbuhnya, semacam dilansir AFP.

"Saya bangga mempunyai dua pahlawan Amerika ini dalam pemerintahan saya," sebut Trump.

Wakil Presiden AS Mike Pence sudah mengambil sumpah jabatan untuk Mattis serta Kelly pada Jumat (20/1) waktu setempat. Pengangkatan diperbuat di Eisenhower Executive Office Building, Gedung Putih.

Pencalonan Mattis pernah membikin heran Kongres AS, sebab dirinya baru saja pensiun dari Marinir AS selagi 3,5 tahun. Aturan hukum mengatur purnawirawan AS baru dapat memegang jabatan seusai pensiun selagi 7 tahun. Trump menandatangani waiver, alias surat melepaskan tuntutan, untuk Mattis di Gedung Capitol berbagai saat seusai dilantik. Dengan waiver itu, Mattis dapat segera dilantik menjadi Menhan AS, menggantikan Ashton Carter. 

Sedangkan untuk Kelly, setidak sedikit 11 anak buah parlemen Partai Demokrat menolaknya, sebab dianggap belum berbuat tak sedikit untuk meyakinkan bahwa dirinya bakal menentang proposal kebijakan Trump yang persengketaanal.

Sumber : detik
Share this article :
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. Harian365 - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger